KALIMANTAN TIMUR — Angka tersebut menjadikan SUV listrik anyar ini penyumbang 78 persen dari total pesanan Changan di pameran otomotif terbesar di Indonesia itu. Posisi Nevo Q05 sekaligus menegaskan strategi Changan memperkenalkan merek baru di bawah naungan mereka, yang diposisikan di atas Lumin dan di bawah Deepal.
Head of Marketing Changan Indonesia, Rizal Mulyadi, mengungkapkan bahwa animo konsumen terhadap Q05 melampaui target awal perusahaan. "Kita usahakan di awal 5 September sudah mulai delivery," ucap dia di Jakarta, Kamis (20/8).
Dari 876 SPK yang masuk, pilihan konsumen terlihat jelas mengarah ke spek tertinggi. Rizal menjelaskan hampir 80 persen pemesanan Q05 adalah untuk varian Max yang dibanderol Rp359 juta, sementara sisanya memilih varian Pro di harga Rp309 juta.
Harga khusus tersebut berlaku untuk 1.000 konsumen pertama. Terkait kemungkinan penyesuaian harga setelah kuota terpenuhi, Rizal hanya menjawab singkat, "tunggu pengumuman berikutnya."
Nevo Q05 yang dipesan konsumen GIIAS merupakan SUV listrik lima penumpang dengan baterai 51,9 kWh. Dalam klaim pabrikan, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 462 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Seluruh unit Q05 yang dipesan di GIIAS 2026 merupakan hasil perakitan lokal di pabrik Purwakarta, Jawa Barat, milik Grup Indomobil. Status ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi konsumen yang ingin memanfaatkan insentif kendaraan listrik di Indonesia.
Selain Nevo Q05, dua model lain yang dipamerkan Changan juga menyumbang pesanan. Deepal S05 mencatatkan 115 SPK dengan komposisi 69 persen varian BEV (baterai murni) dan sisanya tipe REEV (range extender). Sementara itu, gabungan Deepal S07 dan Changan Lumin menyumbang 129 SPK.
Dengan total 1.120 SPK, Changan Indonesia menutup gelaran GIIAS 2026 dengan catatan positif untuk portofolio elektrifikasinya. Fokus pengiriman kini diarahkan pada pemenuhan pesanan Nevo Q05 yang volumenya paling besar.