Wagub Kaltim Seno Aji Jajaki Investasi Pabrik Pencucian Sarang Walet di Kaltim Usai Tinjau PT Esta Indonesia Semarang

Penulis: Hendra Setiawan  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36:01 WIB
Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meninjau proses pengolahan sarang burung walet di PT Esta Indonesia Tbk, Semarang, Sabtu (22/8/2026).

SEMARANG — Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji meninjau langsung proses pengolahan sarang burung walet di PT Esta Indonesia Tbk (NEST), Kawasan Industri Terboyo, Semarang, Sabtu (22/8/2026). Kunjungan ini menjadi langkah konkret menindaklanjuti nota kesepahaman antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Jawa Tengah yang ditandatangani para gubernur di Samarinda pada awal Agustus 2026.

Dalam tinjauan itu, Seno Aji diterima Direktur Utama PT Esta Indonesia, Hoo Anton Siswanto, beserta Kepala DPMPTSP Jateng Sakina Rosellasari dan Kabid Pengawasan Primasto Adi Wartono. Wagub menyaksikan langsung tahapan produksi, mulai dari pencucian bahan baku hingga pengemasan untuk ekspor.

Omzet Pengolahan Sarang Walet Capai Rp 50-60 Miliar per Bulan

Seno Aji menyebut potensi nilai tambah dari industri ini sangat besar. Ia mengungkapkan omzet perusahaan yang berdiri sejak 1993 itu mencapai Rp 50-60 miliar per bulan.

"Kaltim punya raw material sarang burung walet yang besar. Dari kesepakatan bersama tersebut kita ingin ada nilai tambah bagi Kaltim," ujarnya seusai kunjungan.

Target Bangun Fasilitas Pencucian dan Ekspor Langsung di Kaltim

Wagub berharap PT Esta Indonesia tidak hanya beroperasi di Jawa Tengah, tetapi juga membangun fasilitas serupa di Kaltim. Pola kerja sama bisa dijajaki, termasuk dengan perusahaan daerah.

"Apakah nanti bekerja sama dengan perusahaan daerah atau bagaimana pola investasinya, tentu bisa kita rundingkan," jelas Seno Aji.

Kehadiran industri pengolahan di daerah dinilai mampu meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menyerap tenaga kerja lokal. "Tenaga kerja yang dibutuhkan sangat banyak sehingga kita bisa mengurangi pengangguran di Kaltim," pungkasnya.

PT Esta Indonesia Siap Kirim Tenaga Ahli untuk Pelatihan di Kaltim

Direktur Utama PT Esta Indonesia, Hoo Anton Siswanto, menyambut baik rencana investasi tersebut. Pihaknya mengaku telah memiliki sejumlah rumah burung walet di Kaltim, tersebar di Handil, Muara Badak, Marangkayu, dan beberapa daerah lainnya.

"Kita siap bekerja sama. Bisa kirim orang ke sini untuk pelatihan, akan kita ajari, kemudian bisa kembali ke Kaltim untuk menerapkan ilmunya," ucap Anton.

Perusahaan juga siap mencari lahan yang dekat dengan ketersediaan tenaga kerja untuk membangun pabrik pencucian serta pengolahan sarang burung walet di Kaltim.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: poskotakaltimnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top