Pemkot Balikpapan Perkuat Deteksi Dini Penyakit Lewat Evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Ini Target Capaiannya

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:16:01 WIB
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menggelar pendampingan koordinasi dan evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Tahun 2026 di Balikpapan, Senin (24/8/2026).

BALIKPAPAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan menggelar Pendampingan Koordinasi dan Evaluasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi ajang pemetaan capaian program sekaligus mengidentifikasi persoalan yang masih dihadapi di lapangan.

Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Alwiati, menegaskan evaluasi berkala diperlukan agar program berjalan efektif. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan tidak boleh hanya dilakukan ketika warga sudah mengalami keluhan.

“Evaluasi ini penting untuk melihat sejauh mana program berjalan, termasuk kendala yang dihadapi. Dari sini kami bisa memperkuat koordinasi agar pemeriksaan kesehatan gratis semakin tepat sasaran,” kata Alwiati, Senin (24/8/2026).

Deteksi Dini Jadi Kunci Cegah Penyakit

Alwiati menjelaskan, deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi kesehatan masyarakat. Semakin awal risiko ditemukan, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan.

Pemkot Balikpapan mendorong seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperkuat pelaksanaan program. Targetnya, warga mendapatkan layanan pemeriksaan secara optimal tanpa hambatan administratif maupun teknis.

“Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan secara rutin diperlukan untuk mengetahui kondisi tubuh dan menemukan faktor risiko penyakit sejak dini,” ujarnya.

Penguatan Layanan Kesehatan Primer

Melalui evaluasi ini, Pemkot Balikpapan menargetkan pelaksanaan PKG berjalan lebih terkoordinasi, berkualitas, dan berkelanjutan. Program ini juga diharapkan mendongkrak capaian pelayanan kesehatan primer di kota tersebut.

Penguatan koordinasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat menjadi fondasi utama. Dengan begitu, pemeriksaan kesehatan gratis tidak hanya meningkatkan akses layanan, tetapi juga membangun kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuh sejak dini.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat layanan promotif dan preventif di tengah masyarakat, bukan sekadar kuratif saat penyakit sudah menyerang.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: garvi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top