KALIMANTAN TIMUR — Festival otomotif yang mengusung tema "Fuel The Experience" ini tidak sekadar memamerkan mobil dan motor terbaru. Panitia sengaja menyiapkan ruang informasi untuk menjawab kebingungan calon pembeli yang dihadapkan pada beragam pilihan teknologi elektrifikasi—mulai dari mobil listrik murni berbasis baterai hingga hybrid yang masih memakai mesin bensin.
Managing Editor OTO Media Group, Eka Zulkarnaen, menegaskan bahwa booth edukasi elektrifikasi menjadi salah satu pilar utama penyelenggaraan tahun ini. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap teknologi ini harus dikejar seiring cepatnya pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
"Kita bikin satu booth khusus, yaitu booth edukasi, booth khusus elektrifikasi sekaligus kita ada booth edukasi kendaraan elektrifikasi," ujar Eka di Tangerang, Sabtu (29/8/2026).
Eka menjelaskan bahwa Autovaganza sejak awal dirancang berbeda dari pameran otomotif skala besar seperti GIIAS atau IIMS. Acara ini lebih menitikberatkan pada pertemuan langsung antara pelaku industri, komunitas, dan pengguna akhir.
"Autovaganza memang dari pertama kali kita bikin bukan cuma acara untuk mengenalkan produk terbaru otomotif, teknologi, maupun inovasi. Yang paling inti dari penyelenggaraan ini adalah kita ingin ini menjadi ajang silaturahminya semua insan otomotif yang mengoneksikan antara pelaku industri dengan masyarakat, terutama para penggunanya," kata Eka.
Pernyataan serupa disampaikan Publisher & Group Editor in Chief SEA Cardekho, Munawar Cholil. Ia menegaskan konsep festival ini memang sengaja dibuat lebih cair ketimbang pameran dagang konvensional.
"Acara kita ini bukan sekadar pameran. Kalau pameran kita sudah punya GIIAS, kita punya IIMS, dua yang sangat besar. Namun, lebih ke acara silaturahmi. Berkumpul bukan hanya dengan komunitas otomotif, komunitas mobil, motor, juga para pelaku industri," ucap Munawar.
Sejumlah merek roda empat turut meramaikan Autovaganza 2026, di antaranya BYD, Changan, Chery, Daihatsu, Geely, Honda, Hyundai, Jaecoo, Kia, Mazda, MG, Toyota, dan Wuling. Dari sektor roda dua, pengunjung bisa menjumpai AHM, Harley-Davidson, Indomobil eMotor, Piaggio, dan Yamaha.
Selain area pameran, panitia menyediakan zona test drive untuk mencoba beberapa model terbaru. Rangkaian acara juga mencakup pertemuan komunitas, kompetisi, kuliner, olahraga, musik, hingga pameran kendaraan modifikasi bergaya stance yang menambah unsur nostalgia bagi pengunjung.
Munawar berharap penyelenggaraan festival ini mampu menjadi pendorong semangat bagi industri otomotif nasional. "Acara hari ini saya harapkan bisa menjadi semacam pemicu semangat. Bahwa ke depan semoga industri otomotif kita akan lebih maju dan lebih berkembang," tuturnya.