Pemkot Balikpapan Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Seluruh SPBU, Sidak Digelar Tanpa Pemberitahuan

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Minggu, 20 September 2026 | 14:23:01 WIB

Pemerintah Kota Balikpapan memperketat pengawasan penyaluran biosolar bersubsidi di seluruh SPBU untuk memastikan kepatuhan aturan ganjil genap dan mencegah praktik pelangsiran. Satgas gabungan yang terdiri dari Pemkot, Polresta, Kejaksaan, TNI, Satpol PP, Dishub, dan Pertamina akan menggelar inspeksi mendadak tanpa pemberitahuan. Dalam sidak terbaru di SPBU KM 15 Balikpapan Utara, sebanyak 77 unit truk diperiksa dan dinyatakan mematuhi aturan.

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap pelanggaran penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi jenis biosolar. Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Kota Balikpapan, Zulkifli, menyatakan pengawasan diperketat di seluruh SPBU untuk memastikan kepatuhan aturan ganjil genap berbasis nomor polisi kendaraan.

Aturan ganjil genap merujuk pada Surat Edaran Wali Kota Balikpapan. Setiap kendaraan roda enam atau lebih yang telah mengisi BBM bersubsidi wajib jeda 48 jam sebelum kembali mengantre.

Satgas Gabungan Gelar Sidak Tanpa Pemberitahuan

Satuan Tugas Penertiban Penyaluran BBM Bersubsidi Kota Balikpapan terdiri dari unsur Pemkot, Polresta, Kejaksaan, TNI, Satpol PP, Dishub, dan Pertamina. Tim ini gencar melakukan inspeksi mendadak ke lapangan.

Dalam sidak di SPBU KM 15 Balikpapan Utara pada Jumat (18/9), tim memeriksa sedikitnya 77 unit truk yang mengantre di dua jalur pengisian. Hasilnya, seluruh kendaraan mematuhi jadwal ganjil genap dan kesesuaian dokumen kendaraan.

Zulkifli menambahkan, sidak tanpa pemberitahuan akan terus digelar untuk mengantisipasi celah manipulasi pelat nomor ganda oleh oknum sopir.

Posko Pengaduan Dibuka bagi Warga

Pemkot Balikpapan membuka posko pengaduan di Bagian Pemerintahan Setda Balikpapan. Masyarakat yang menemukan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi dapat melapor ke posko tersebut.

Langkah pengetatan ini mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan. Manager Sales Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Narotama, menyatakan pihaknya mendukung penuh kebijakan Pemkot Balikpapan.

Petugas SPBU bersama tim gabungan melakukan pencocokan fisik kendaraan dengan kode batang digital MyPertamina saat transaksi.

"Hasil pengecekan bersama sejauh ini sesuai dan tidak ditemukan penyimpangan barcode. Pertamina menjamin ketersediaan stok Biosolar di Balikpapan dalam kondisi aman sehingga para sopir diimbau tetap tenang dan antre sesuai aturan," tutur Narotama.

Stok Biosolar Dipastikan Aman

Pertamina menjamin ketersediaan stok biosolar di Balikpapan dalam kondisi aman. Sopir angkutan barang diimbau tetap tenang dan mengantre sesuai aturan yang berlaku.

Zulkifli menegaskan, tim gabungan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran atau manipulasi aturan pengisian BBM subsidi.

"Kami memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tanpa pelanggaran, terutama kepatuhan pada ketentuan ganjil genap berbasis nomor polisi kendaraan yang telah ditetapkan Pemkot Balikpapan," kata Zulkifli.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top