Drainase Selili Samarinda Diusulkan Diperlebar, Warga Diminta Rela Halaman dan Teras Terkena

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47:01 WIB
Anggota DPRD Samarinda Suparno menilai pelebaran drainase di Kelurahan Selili perlu dipertimbangkan sebagai opsi penanganan genangan.

SAMARINDA — Persoalan genangan di Kelurahan Selili tidak cukup diselesaikan dengan mengeruk saluran yang tersumbat. Kapasitas drainase yang ada dinilai perlu dievaluasi, terutama di kawasan permukiman yang langganan terdampak ketika curah hujan naik.

Suparno, anggota DPRD Samarinda dari Fraksi Partai Amanat Nasional, menilai pelebaran saluran layak dipertimbangkan sebagai salah satu opsi. Namun dia tidak ingin rencana itu jalan duluan sebelum ada kesepakatan dari warga yang rumahnya bakal terkena dampak.

Halaman dan Teras Rumah Berpotensi Terkena Pelebaran

Pelebaran drainase membawa konsekuensi yang tidak kecil bagi penghuni di bantaran saluran. Ruang milik warga, mulai dari halaman hingga teras, bisa ikut terpakai jika saluran diperlebar.

Karena itu Suparno berencana membangun komunikasi dengan warga di sejumlah RT di Kelurahan Selili. Dia ingin membicarakan kemungkinan pelebaran sekaligus mendengar langsung tanggapan masyarakat yang bakal terdampak.

"Kalau misalkan drainasenya itu dilebarin, kira-kira mau enggak? Kalau misalkan mereka mau, apakah mereka mau juga kemungkinan halamannya diambil sedikit, terasnya diambil sedikit," ujar Suparno.

Gotong Royong Warga Diminta Jalan Duluan

Di sisi lain, Suparno menyoroti kesiapan warga menghadapi curah hujan tinggi. Sebelum berbicara soal pelebaran, kebiasaan membersihkan saluran secara bersama-sama dinilai harus tetap berjalan.

"Yang saya takutkan pada saat nanti curah hujan tiba-tiba tinggi, apakah mereka siap? Saya harap mereka dengan gotong royong membersihkan drainase-drainase," kata Suparno.

Menurutnya, warga perlu memahami bahwa pelebaran drainase adalah salah satu upaya menekan risiko genangan. Pemerintah, katanya, juga tidak bisa menutup mata pada beban yang mungkin ditanggung masyarakat jika opsi itu diambil.

Kajian Dinas PU Menunggu Restu Warga

Persetujuan warga menjadi pintu awal sebelum rencana dibawa ke pembahasan teknis bersama Pemerintah Kota Samarinda. Suparno tidak ingin penanganan genangan justru memunculkan persoalan baru karena dilakukan tanpa komunikasi.

Jika warga menyetujui opsi pelebaran, dia akan mendorong instansi teknis terkait melakukan kajian. Dinas Pekerjaan Umum perlu memeriksa kondisi saluran secara menyeluruh sebelum menentukan bentuk penanganan yang dipilih.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top