Pencarian

Pergerakan Tanah Muncul di RT 39 dan RT 53 Graha Indah Balikpapan, Warga Perbukitan Diminta Waspada

Minggu, 18 Oktober 2026 • 09:47:01 WIB
Pergerakan Tanah Muncul di RT 39 dan RT 53 Graha Indah Balikpapan, Warga Perbukitan Diminta Waspada
Lurah Graha Indah meninjau lokasi pergerakan tanah di RT 39 dan RT 53 Balikpapan.

BALIKPAPAN — Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi lingkungan yang terdampak sekaligus memetakan potensi longsor di kawasan dengan kontur tanah berbukit. Arif Rachman menyebut koordinasi dengan ketua RT menjadi langkah awal sebelum menentukan tindak lanjut penanganan.

Hujan deras yang turun sejak dini hari memicu kekhawatiran warga di sejumlah titik Kelurahan Graha Indah. Dua lingkungan yang dilaporkan mengalami pergerakan tanah adalah RT 39 dan RT 53.

Mengapa Tanah Bekas Kemarau Panjang Lebih Rawan Bergerak

Ketua LPM Graha Indah Shidiq Nur Alam menilai kondisi tanah setelah musim kemarau panjang perlu mendapat perhatian khusus ketika memasuki musim penghujan. Tanah yang sebelumnya kering dan mengalami keretakan berpotensi lebih rentan saat terpapar air hujan.

"Memasuki musim penghujan, kami harapkan warga yang tinggal di daerah perbukitan untuk lebih waspada. Musim kemarau kemarin mengakibatkan pola atau struktur tanah mengalami kekeringan, tanah juga mengalami keretakan," jelas Shidiq.

Air hujan yang masuk ke celah-celah tanah dapat memicu pergerakan tanah dan meningkatkan risiko longsor, terutama di kawasan dengan kondisi lereng tertentu. "Sehingga di saat hujan turun, air masuk ke rongga-rongga atau celah tanah dan memicu longsor," tambahnya.

Tanda Awal yang Harus Diperhatikan Warga di Rumah Masing-Masing

Shidiq mengimbau warga memperhatikan perubahan kondisi tanah di sekitar rumah, termasuk munculnya retakan baru maupun pergeseran permukaan tanah. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikasi awal adanya pergerakan tanah.

Warga yang tinggal di kawasan rawan diminta segera melaporkan kepada ketua RT atau pihak kelurahan apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah. Pelaporan terutama diperlukan ketika hujan berlangsung dalam waktu lama.

Pemantauan di RT 39 dan RT 53 menjadi bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Graha Indah saat intensitas hujan meningkat. Kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk meminimalkan risiko serta menghindari jatuhnya korban apabila kondisi tanah semakin tidak stabil.

Langkah Lurah Graha Indah Setelah Peninjauan Lokasi

Arif Rachman menyatakan pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. Langkah itu sekaligus mengantisipasi risiko yang dapat membahayakan warga apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

"Hujan turun dengan intensitas tinggi sejak dini hari. Kami bersama Ketua LPM langsung turun ke lokasi di RT 39 dan RT 53 untuk melakukan koordinasi dengan ketua RT dan melihat kondisi tanah," ujar Arif Rachman.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat pergerakan tanah di kedua lingkungan tersebut. Warga diimbau tetap memantau kondisi sekitar rumah selama hujan deras berlanjut.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inibalikpapan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks