Pencarian

Investor Tiongkok Mulai Bangun Apartemen Rp1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN, 680 Unit Dijual Mulai Rp600 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 • 20:41:31 WIB
Investor Tiongkok Mulai Bangun Apartemen Rp1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN, 680 Unit Dijual Mulai Rp600 Juta
Investor Tiongkok memulai pembangunan apartemen senilai Rp1,27 triliun di Kawasan Inti IKN, Balikpapan.

BALIKPAPAN — Kawasan inti Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur mulai kedatangan investor asing di sektor properti. Perusahaan asal Tiongkok, PT Star Bright International Investment, memulai pembangunan apartemen di Wilayah Perencanaan 1B KIPP dengan nilai investasi sekitar Rp1,27 triliun.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyebut proyek ini menjadi yang pertama dari investor asing di kawasan inti. "Ini investor asing pertama yang membangun hunian di KIPP. Kami berharap proyek ini memicu masuknya investasi lain," katanya di Balikpapan, Rabu (15/7/2026).

Dua Menara Tahap Awal, Total 680 Unit

Presiden Direktur PT Starbright International Investment, Lu Keming, menjelaskan pembangunan tahap awal mencakup dua menara apartemen. Dua menara tambahan dijadwalkan mulai dibangun pada 2028. "Totalnya empat menara dengan sekitar 680 unit. Kami melihat prospek besar di IKN," ujarnya.

Unit yang ditawarkan terdiri dari tipe satu hingga tiga kamar tidur. Kisaran harga yang dibanderol mulai Rp600 juta hingga Rp1,2 miliar per unit.

Fasilitas Terintegrasi dan Pemandangan Langsung ke Istana Garuda

Kawasan apartemen ini dirancang sebagai hunian terintegrasi. Di dalamnya akan tersedia restoran, ritel, pusat kebugaran, dan area komersial. Basuki menegaskan pembangunan hunian oleh investor asing menjadi bagian dari percepatan pembentukan ekosistem permukiman dan aktivitas ekonomi di kawasan inti IKN.

"Kami ingin kawasan ini segera hidup. Kehadiran hunian akan mendukung operasional pemerintahan dan kegiatan ekonomi," kata Basuki.

Lu Keming menambahkan, pembangunan dimulai setelah proses land clearing selesai pada awal Juli. Dari apartemen tersebut, penghuni nantinya bisa melihat langsung hamparan perbukitan, Istana Garuda, dan kawasan yudikatif yang masih dalam tahap pembangunan.

Target: Tarik Lebih Banyak Investor Tiongkok ke IKN

Lu Keming mengungkapkan pihaknya aktif mempromosikan peluang investasi IKN kepada pelaku usaha di Tiongkok. "Kami ingin lebih banyak investor Tiongkok masuk ke IKN. Kota ini punya potensi menjadi salah satu yang terindah di dunia," tuturnya.

Proyek ini diharapkan menjadi katalis bagi masuknya investasi asing lainnya ke IKN, khususnya di sektor properti dan infrastruktur penunjang. Otorita IKN menargetkan kawasan inti bisa segera berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan kegiatan ekonomi dalam beberapa tahun ke depan.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks