Pencarian

Dana Zakat Baznas Kaltim Tembus Rp20,6 Miliar di 2025, Lima Program Andalan Disiapkan untuk Warga Benua Etam

Selasa, 11 Agustus 2026 • 21:25:01 WIB
Dana Zakat Baznas Kaltim Tembus Rp20,6 Miliar di 2025, Lima Program Andalan Disiapkan untuk Warga Benua Etam
Baznas Kaltim mencatat realisasi dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya mencapai Rp20,6 miliar pada 2025.

SAMARINDA — Tren pengumpulan dana zakat di Kalimantan Timur terus menanjak dalam lima tahun terakhir. Data Baznas Kaltim menunjukkan realisasi dana ZIS-DSKL dan CSR pada 2021 masih berada di angka Rp6,8 miliar, lalu merangkak naik menjadi Rp10,7 miliar pada 2022 dan Rp14,4 miliar setahun berselang. Lonjakan signifikan terjadi pada 2024 dengan torehan Rp16,5 miliar, sebelum akhirnya menembus Rp20,6 miliar di tahun 2025.

Memasuki periode Januari–Juli 2026, dana yang terhimpun sudah menyentuh angka Rp19 miliar. Ketua Baznas Kaltim Ahmad Nabhan menyebut capaian ini tidak lepas dari penguatan kelembagaan dan inovasi program yang dijalankan secara konsisten.

Lima Pilar Program: Dari Beasiswa hingga Operasi Bibir Sumbing

Dana yang masuk tidak dibiarkan mengendap. Baznas Kaltim mengalirkannya kembali ke masyarakat melalui lima program unggulan yang diberi nama Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Makmur, Kaltim Peduli, dan Kaltim Taqwa. Kelima pilar ini mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, serta pembinaan keagamaan.

Di sektor pendidikan, bantuan difokuskan pada biaya sekolah dan perbaikan sarana prasarana. Adapun di bidang kesehatan, layanan yang digelar meliputi pengobatan, khitanan massal, hingga bantuan operasi medis seperti penanganan bibir sumbing bagi anak-anak.

Rakorda dan BSD Jadi Ajang Evaluasi Strategi Baru

Untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, Baznas Kaltim menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Baznas Strategic Development (BSD) di Pendopo Odah Etam, Samarinda, pada 10–13 Agustus 2026. Kegiatan ini diikuti pimpinan Baznas se-Kaltim dan menjadi momentum evaluasi sekaligus penyusunan strategi kerja ke depan.

"Tujuan kegiatan ini adalah memfasilitasi serta menginovasi program tahun sebelumnya yang kemudian dirumuskan dalam program kerja bidang pembinaan, administrasi, pendayagunaan, serta pengawasan dan pengembangan," ujar Ahmad Nabhan saat membuka acara, Selasa.

Sinergi Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk Percepatan Dampak

Rakorda kali ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara Baznas provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur. Penguatan ini dinilai penting mengingat status Baznas sebagai lembaga pemerintah non-struktural yang dituntut bekerja profesional dan amanah.

Ahmad Nabhan berharap forum ini mampu melahirkan inovasi program yang lebih berdampak bagi kesejahteraan masyarakat di daerah yang dijuluki Benua Etam tersebut. Komitmen jangka panjangnya, pengelolaan zakat tidak hanya berhenti pada penghimpunan dana, tetapi juga pada pendistribusian yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks