Pencarian

Rui Pinto Siap Bantu Otoritas Inggris Kasus Manchester City demi Perlindungan

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 19:47:31 WIB
Rui Pinto Siap Bantu Otoritas Inggris Kasus Manchester City demi Perlindungan
Rui Pinto menyatakan siap membantu otoritas Inggris dalam kasus Manchester City dengan syarat mendapat perlindungan.

KALIMANTAN TIMUR — Rui Pinto, whistleblower yang bocorannya memicu investigasi Premier League terhadap Manchester City, menyatakan kesiapan membantu otoritas Inggris dengan syarat mendapat perlindungan dari ancaman. Kesediaan itu muncul setelah perlindungan hukumnya di Portugal berakhir, dan ia bebas berkooperasi dengan negara lain mulai 10 Oktober.

Rui Pinto bukan nama asing dalam investigasi keuangan Manchester City. Pria 37 tahun asal Portugal itu mengumpulkan ribuan dokumen internal klub melalui Football Leaks, yang kemudian memicu penyelidikan Premier League terhadap City. Kini, ia membuka pintu bagi otoritas Inggris untuk memanfaatkan pengetahuannya lebih jauh.

Menurut laporan Guardian, Pinto bersedia menjadi saksi terlindungi di Inggris jika jaminan keamanan tersedia. Ia memiliki pengetahuan mendetail soal dokumen, individu, dan perusahaan yang terlibat dalam kasus City, termasuk berkas-berkas yang mungkin terlewat selama penyelidikan berlangsung.

Perlindungan Portugal Berakhir, Pinto Bebas Berkooperasi 10 Oktober

Selama ini Pinto berada di bawah perlindungan kepolisian Portugal. Namun status itu akan dicabut, dan mulai 10 Oktober ia bebas menjalin kerja sama dengan otoritas negara lain. Sebelumnya, ia sudah berkooperasi secara sporadis dengan otoritas Prancis, Jerman, dan Belgia.

Tim pembela Pinto memprotes keputusan pencabutan perlindungan tersebut. Mereka menuduh Portugal melakukan "state terrorism" atau terorisme negara. Pengacara Pinto menyatakan telah mengajukan banding dan mempertanyakan bagaimana penilaian risiko dilakukan, tetapi belum mendapat tanggapan.

Jauh sebelum penangkapan di Budapest pada Januari 2019, Pinto sempat bernegosiasi untuk masuk program perlindungan saksi di Prancis. Rencana itu kandas setelah otoritas Portugal menghentikannya. Antara penangkapan di Hungaria dan ekstradisi ke Portugal, otoritas Prancis menyalin seluruh isi perangkat elektronik Pinto.

Dokumen Football Leaks dan Luanda Leaks Tak Hanya di Portugal

Ratusan juta berkas yang dihimpun Pinto melalui Football Leaks dan Luanda Leaks tidak hanya dikuasai otoritas Portugal. Dokumen-dokumen itu dapat dibagikan antarnegara sebagai bagian dari kerja sama internasional, termasuk dengan Inggris.

Pinto kemudian dibebaskan dari 241 dakwaan setelah persidangan kedua di Portugal pada April tahun ini. Ia kini menunggu kepastian masa depannya, dengan keinginan meninggalkan Portugal menuju lokasi rahasia.

City Ajukan Banding, Investigasi Bisa Meluas ke Ranah Hukum Inggris

Manchester City dinyatakan bersalah atas lebih dari 100 dakwaan oleh komisi independen. Investigasi mengungkap kontrak "palsu" untuk menggelembungkan pendapatan secara artifisial hingga 900 juta poundsterling. Temuan itu berawal dari kebocoran ribuan dokumen pribadi oleh Pinto.

City mengonfirmasi pada Jumat lalu bahwa klub akan mengajukan banding atas putusan tribunal tersebut. Selain dampak sportif dari kasus yang dijalankan Premier League, otoritas Inggris juga bisa memutuskan memperluas penyelidikan. Langkah serupa sudah terjadi di Portugal terkait sebagian dokumen yang diungkap Pinto.

Kampanye urun dana untuk membiayai hidup baru Pinto setelah keluar dari perlindungan kepolisian Portugal diluncurkan pada Jumat. Hingga berita ini ditulis, lebih dari 19.000 euro atau sekitar 16.530 poundsterling berhasil terkumpul.

Dengan pengetahuan mendalam soal dokumen dan pihak-pihak yang terlibat, Pinto siap melanjutkan peran sebagai saksi terlindungi di negara lain. Inggris bisa menjadi tujuan berikutnya, jika memang menghendaki.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks