Pencarian

Pep Guardiola Buka Suara soal Masa Depan di Man City Usai Arsenal Juara Premier League

Rabu, 20 Mei 2026 • 04:43:13 WIB
Pep Guardiola Buka Suara soal Masa Depan di Man City Usai Arsenal Juara Premier League
Pep Guardiola belum memastikan masa depannya di Manchester City setelah musim Premier League berakhir.

KALIMANTAN TIMUR — Pep Guardiola menolak memberikan kepastian soal kelanjutan kariernya di Manchester City saat konferensi pers usai laga. Pelatih asal Spanyol itu hanya menegaskan masih memiliki sisa kontrak satu tahun dan akan membahas masa depannya dengan pihak klub setelah musim resmi berakhir.

Kontrak Setahun, Tapi Hati di Persimpangan

"Orang pertama yang harus saya ajak bicara adalah ketua klub. Kami akan memutuskan setelah musim selesai. Saya tidak akan memberitahu kalian di sini karena harus bicara dulu dengan ketua, pemain, dan staf," ujar Guardiola.

Pernyataan itu muncul di tengah spekulasi bahwa Guardiola akan hengkang setelah laga terakhir Premier League melawan Aston Villa akhir pekan ini. Jika benar, ini akan menjadi perpisahan dengan salah satu era paling gemilang dalam sejarah sepak bola Inggris.

17 Trofi Besar dalam 10 Tahun: Warisan yang Sulit Ditandingi

Sejak mengambil alih kursi pelatih pada 2016, Guardiola telah mengoleksi 17 trofi utama dari total 20 gelar di semua kompetisi. Enam di antaranya adalah Premier League, termasuk rekor empat gelar beruntun yang belum pernah terjadi sebelumnya di Inggris. Ia juga mempersembahkan Liga Champions pertama bagi City pada 2023 setelah mengalahkan Inter Milan di Istanbul.

Pekan lalu, Guardiola menambah satu lagi trofi FA Cup setelah City menekuk Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo. Itu menjadi gelar ke-19 selama masa baktinya di Etihad dan yang ketiga di ajang FA Cup.

Bayang-bayang 115 Dakwaan dan Masa Tenang yang Dinanti

Di luar gemerlap trofi, masa jabatan Guardiola juga diwarnai awan hitam. City didakwa dengan lebih dari 100 pelanggaran aturan keuangan Premier League pada 2023, mencakup periode 2009 hingga 2018. Sidang komisi independen telah selesai pada Desember 2024, namun putusan masih belum diumumkan hingga saat ini.

Guardiola disebut-sebut bakal mengambil jeda dari sepak bola, mirip seperti yang dilakukannya antara periode di Camp Nou dan Bayern Munich pada 2012-2013. "Saya orang paling bahagia di planet ini berada di klub ini, klub ini sungguh luar biasa," katanya menambahkan.

Siapa Pengganti? Maresca dan Kompany Masuk Daftar

Kepergian Guardiola akan meninggalkan lubang besar bagi City. Nama Enzo Maresca, mantan asisten pelatih yang kini menganggur setelah berpisah dengan Chelsea di tengah musim, menjadi kandidat terkuat. Meski sempat membawa Chelsea juara Conference League dan Piala Dunia Antarklub, hubungannya dengan manajemen The Blues berakhir tidak harmonis.

Pilihan lain adalah Vincent Kompany, legenda City yang kini menukangi Bayern Munich. Sebagai mantan kapten yang bermain di bawah Guardiola, Kompany dianggap memahami filosofi klub. Namun, kepindahannya dari Allianz Arena tentu tidak akan mudah.

Apapun keputusannya, Guardiola telah memastikan satu hal: "19 gelar dalam 10 tahun tidak buruk. Mereka tahu tidak perlu menunggu saya pergi untuk tahu bahwa saya telah bersenang-senang."

Bagikan
Sumber: sports.yahoo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks