SAMARINDA — Borneo FC Samarinda menjalani sesi latihan di Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai bagian akhir rangkaian persiapan menghadapi PSIM Yogyakarta. Berlatih di stadion tempat pertandingan berlangsung memberi Pesut Etam kesempatan beradaptasi dengan lingkungan pertandingan sekaligus mematangkan pendekatan permainan yang akan diterapkan.
Melalui kanal resmi klub, Borneo FC menampilkan aktivitas latihan dengan fokus mempertajam taktik permainan. Materi tersebut memperlihatkan bahwa persiapan tim tidak berhenti pada pemulihan fisik, tetapi juga menyangkut kesiapan menghadapi karakter permainan lawan.
Kekompakan Antarpemain Jadi Perhatian Khusus
Sebelumnya, kanal resmi klub menampilkan sesi inside training yang mengangkat upaya membangun chemistry melalui permainan di lapangan hijau. Aktivitas itu menjadi bagian dari proses tim untuk menyatukan permainan, terutama ketika pemain harus saling memahami pergerakan dan mengambil keputusan dalam situasi pertandingan.
Belum ada keterangan resmi yang merinci susunan pemain utama maupun strategi khusus yang akan digunakan pelatih Mauro Jeronimo saat menghadapi PSIM.
Tiga Pertandingan dalam 10 Hari Jadi Tantangan Kebugaran
Persiapan menuju pertandingan ini juga tidak lepas dari persoalan kebugaran. Borneo FC sebelumnya menjalani tiga pertandingan dalam kurun waktu 10 hari, termasuk pertandingan tandang yang membutuhkan perjalanan.
Mauro Jeronimo mengakui situasi tersebut menjadi tantangan bagi tim. Karena itu, rotasi pemain dilakukan agar skuad tetap memiliki tenaga yang cukup untuk menjalani pertandingan berikutnya.
"Tentu saja, kemenangan selalu menjadi motivasi. Perlu diingat bahwa kami baru saja menjalani tiga pertandingan dalam 10 hari, ditambah dengan perjalanan. Kami juga mencoba melakukan rotasi pemain agar tim memiliki tenaga yang lebih segar," ujar Mauro, dikutip dari laman resmi I.League.
Modal Kemenangan 2-1 atas PSS Sleman
Kemenangan 2-1 atas PSS Sleman pada 27 Oktober lalu menjadi modal tambahan bagi Pesut Etam. Meski demikian, Mauro mengingatkan bahwa performa tim masih perlu ditingkatkan karena kompetisi masih berada pada fase awal musim.
"Kami sadar bahwa performa belum mencapai level terbaik dan masih banyak aspek yang perlu diperbaiki," katanya.
Persiapan di Bantul menjadi bagian akhir dari rangkaian kerja Borneo FC sebelum turun ke lapangan. Pemantapan taktik, kekompakan, dan pengelolaan kebugaran diharapkan membantu Pesut Etam membawa pulang hasil positif dari markas PSIM.