KALIMANTAN TIMUR — Persija Jakarta memilih Jakarta International Stadium sebagai kandang saat menjamu Persebaya pada pekan kesembilan BRI Super League 2026/27. Rekor belum pernah kalah dalam 14 laga di JIS jadi modal, tetapi Manajer Persija Ardhi Tjahjoko menekankan kesiapan rumput lapangan sama pentingnya dengan performa tim.
Duel kontra Persebaya dijadwalkan berlangsung pada 7 November. Bagi Macan Kemayoran, JIS bukan sekadar venue biasa: dari 14 pertandingan yang sudah dilakoni di sana, Persija belum sekali pun menelan kekalahan.
Catatan itu datang di waktu yang tepat. Pada pertandingan sebelumnya, Persija gagal meraih hasil maksimal, sehingga kembalinya mereka ke stadion berkapasitas besar tersebut diharapkan memulihkan momentum tim.
Rekor 14 Laga Tanpa Kekalahan di JIS Jadi Bekal Kepercayaan Diri
Rentetan hasil positif di JIS membuat stadion itu berfungsi sebagai benteng psikologis. Persija tercatat belum pernah pulang dengan tangan kosong dari 14 pertandingan yang digelar di kawasan Tanjung Priok tersebut.
Bekal itu dinilai penting menjelang laga melawan Persebaya. Dukungan tribun yang penuh dan familiaritas pemain dengan rumput JIS menjadi kombinasi yang ingin dimaksimalkan tim pelatih.
Ardhi Tjahjoko: di Mana pun Bermain, Persija Selalu Siap
Manajer Persija Ardhi Tjahjoko menyambut positif kesempatan kembali bermain di JIS. Ia menegaskan kesiapan tim tidak bergantung pada lokasi pertandingan.
"Bagi Persija, di mana pun pertandingan digelar, kami selalu siap. Bermain di JIS tentu menjadi kesempatan yang baik bagi kami untuk kembali menjadikan stadion ini sebagai rumah. Kami berharap seluruh persiapan, termasuk kondisi lapangan, dapat berjalan optimal sehingga pertandingan nanti bisa berlangsung dengan baik," kata Ardhi Tjahjoko.
Perawatan Dua Pekan, Harapan pada Kualitas Rumput JIS
Selain kesiapan skuad, Persija menyoroti fasilitas pertandingan, khususnya kondisi rumput lapangan. Proses perawatan intensif selama dua pekan terakhir disebut sudah dijalankan.
Ardhi berharap hasil perawatan itu membuat kualitas lapangan lebih baik, sehingga kedua kesebelasan punya kesempatan sama untuk memperlihatkan permainan terbaik.
"Setelah dua pekan dilakukan perawatan intensif, semoga sekarang kualitas lapangan JIS semakin membaik. Kami ingin semua pihak, baik Persija dan Persebaya, bisa tampil dengan maksimal dalam menunjukkan permainan terbaik masing-masing," ujar Ardhi.
Apa yang Dipertaruhkan Persija di Pekan Kesembilan
Laga ini menjadi kesempatan Persija menjaga jarak di papan atas BRI Super League 2026/27 sekaligus melanjutkan tren tak terkalahkan di JIS. Persebaya datang sebagai lawan yang tidak bisa diremehkan, sehingga kualitas permukaan lapangan ikut menentukan ritme pertandingan.
Bagi tuan rumah, tiga poin di hadapan pendukung sendiri akan menjadi jawaban atas hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya.