SANGATTA — Kebakaran yang melanda dua rumah di kawasan padat penduduk Sangatta Utara itu sempat membuat warga sekitar panik. Api dengan cepat menjalar ke struktur bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu, sebelum akhirnya dapat dikendalikan petugas.
Peristiwa terjadi di Jalan APT Pranoto, RT 36, Kelurahan Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian materiil diperkirakan tidak sedikit.
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kutai Timur diterjunkan ke lokasi. Mereka bekerja keras menjinakkan si jago merah yang terus membesar diterpa angin.
“Api baru bisa dikendalikan setelah kurang lebih satu jam proses pemadaman,” ujar seorang petugas di lokasi, Senin malam. Proses pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Tim dari kepolisian setempat masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di lapangan.
Kebakaran di permukiman padat penduduk seperti Sangatta Utara kerap menjadi perhatian karena akses jalan yang sempit menyulitkan mobil pemadam. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik dan kebocoran gas.
Belum ada data pasti mengenai jumlah warga yang kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Kecamatan Sangatta Utara dan Dinas Sosial Kutai Timur disebut-sebut tengah melakukan pendataan untuk memberikan bantuan darurat bagi para korban.
Beberapa warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi kebakaran sempat mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga. Situasi di lokasi kejadian kini telah berangsur kondusif pasca api berhasil dipadamkan.