Kejuaraan Paralayang IPAC 2026 di Sultan Hill Paser Diikuti Puluhan Atlet dari Berbagai Negara, Jadi Ajang Promosi Wisata Kaltim

Penulis: Fauzan Arifin  •  Jumat, 05 Juni 2026 | 18:53:15 WIB
Puluhan atlet internasional mengikuti Kejuaraan Paralayang IPAC 2026 di Sultan Hill, Paser.

PASER — Event tahunan International Paragliding Accuracy Championship (IPAC) 2026 resmi dimulai hari ini di kawasan Sultan Hill, Kabupaten Paser. Kompetisi yang menguji presisi pendaratan paralayang ini diikuti oleh atlet-atlet mancanegara, menjadikan Paser sebagai salah satu destinasi olahraga udara di Indonesia Timur.

Mengapa Sultan Hill Dipilih Jadi Tuan Rumah?

Lokasi Sultan Hill di Paser dinilai memiliki topografi dan kondisi angin yang ideal untuk olahraga paralayang. Medan perbukitan dengan pemandangan alam yang masih asri memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta, sekaligus menjadi daya tarik visual yang kuat untuk promosi pariwisata daerah.

Pemilihan lokasi ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Paser untuk mengembangkan wisata berbasis olahraga atau sport tourism. Dengan menggelar event internasional, daerah ini berharap bisa menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun asing.

Dampak Ekonomi bagi Pelaku Usaha Lokal

Kehadiran puluhan atlet dan ofisial dari luar negeri selama beberapa hari ke depan dipastikan menggerakkan sektor ekonomi lokal. Hotel-hotel di sekitar lokasi, warung makan, hingga jasa transportasi dan oleh-oleh khas Paser kebanjiran pesanan.

“Ini kesempatan bagi UMKM kami untuk dikenal. Banyak peserta yang penasaran dengan kuliner lokal,” ujar salah satu pengelola homestay di Kecamatan Tanah Grogot, tempat para peserta menginap.

Kaltim Semakin Dikenal di Peta Olahraga Udara Dunia

IPAC 2026 bukan sekadar kejuaraan akurasi. Menurut catatan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), event ini menjadi salah satu ajang kualifikasi bagi atlet-atlet paralayang untuk mengumpulkan poin internasional. Artinya, nama Kalimantan Timur tercatat secara resmi dalam kalender Federasi Olahraga Udara Dunia (FAI).

Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, bukan tidak mungkin Sultan Hill akan menjadi tuan rumah tetap untuk event paralayang Asia atau bahkan kejuaraan dunia di masa mendatang. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi citra Kaltim di mata dunia.

Bagaimana Cara Menyaksikan Pertandingan?

Masyarakat umum dipersilakan menyaksikan langsung pertandingan di Sultan Hill. Panitia menyediakan area khusus penonton yang aman untuk melihat aksi para atlet saat lepas landas dan mendarat. Selain itu, beberapa momen pertandingan juga disiarkan secara langsung melalui kanal media sosial resmi Dinas Pariwisata Paser.

Bagi warga yang penasaran dengan olahraga paralayang, event ini bisa menjadi tontonan edukatif sekaligus hiburan gratis di tengah liburan panjang.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: kaltimpost.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top