Pelantikan Pengurus KONI Kaltim Periode 2026–2030 Diundur ke 12 Juli, Sesuaikan Agenda Gubernur di Jakarta

Penulis: Jauhari Lubis  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59:31 WIB
Pelantikan pengurus KONI Kaltim periode 2026–2030 dijadwalkan ulang pada 12 Juli 2026.

SAMARINDA — Prosesi pelantikan yang semula dijadwalkan pada Sabtu (11/7/2026) kini akan digelar pukul 19.00 WITA di Gedung Pertemuan Odah Etam, Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Samarinda. Keputusan ini diambil setelah panitia berkoordinasi dengan pengurus KONI Pusat.

Persetujuan dari Ketua Umum KONI Pusat

Ketua Panitia Pelaksana, Nidya Listiono, yang akrab disapa Tio, menegaskan perubahan jadwal sudah dikomunikasikan dan mendapat persetujuan langsung dari Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman.

"Perubahan jadwal ini sudah kami komunikasikan dan mendapat persetujuan langsung dari Ketua Umum. Jadi bukan soal kesiapan, tetapi murni menyesuaikan agenda Pak Gubernur," kata Nidya Listiono.

Persiapan Panitia Capai 80 Persen

Meski jadwal berubah, persiapan pelaksanaan terus berjalan. Panitia melaporkan kesiapan telah mencapai sekitar 80 persen. Fokus saat ini adalah penyelesaian tahapan akhir, termasuk gladi kotor dan gladi bersih.

Sebelumnya, panitia telah menggelar rapat internal serta koordinasi teknis bersama event organizer (EO) untuk memastikan kelancaran acara.

Enam Pengurus KONI Pusat Dipastikan Hadir

Pelantikan nanti akan dihadiri jajaran pengurus KONI Pusat. Sebanyak enam pengurus dijadwalkan hadir, termasuk Ketua Umum KONI Pusat bersama jajaran Wakil Ketua Umum. Kehadiran pimpinan pusat ini menjadi penanda dukungan terhadap kepengurusan baru KONI Kalimantan Timur.

Target Pembinaan Atlet untuk Ajang Nasional

Kepengurusan periode 2026–2030 dipimpin H. Anderiy, ST. Diharapkan, kepengurusan baru mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi dan meningkatkan daya saing atlet Kalimantan Timur di berbagai ajang nasional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi awal pelaksanaan program strategis KONI Kalimantan Timur dalam empat tahun ke depan. Program tersebut bagian dari upaya menjaga tradisi prestasi olahraga dan mempersiapkan regenerasi atlet menuju kompetisi tingkat nasional maupun internasional.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: jurnalborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top