Pencarian

Dinkes Kaltim Imbau 5 Langkah Lindungi Anak hingga Lansia dari Paparan Kabut Asap

Sabtu, 19 September 2026 • 10:38:02 WIB
Dinkes Kaltim Imbau 5 Langkah Lindungi Anak hingga Lansia dari Paparan Kabut Asap

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur merilis lima langkah pencegahan untuk melindungi kelompok rentan dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan yang meningkat. Kelompok yang menjadi perhatian utama meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma dan gangguan jantung. Imbauan disampaikan Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda seiring memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah.

SAMARINDA — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur Jaya Mualimin menyatakan polusi dan kabut asap akibat kebakaran hutan semakin meningkat sehingga berbahaya bagi keselamatan kelompok rentan. Pihaknya mengarahkan warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan selama udara masih buruk.

Sebanyak 188 puskesmas dan puluhan rumah sakit di seluruh wilayah Kaltim disiagakan penuh untuk memberikan penanganan medis cepat bagi warga terdampak paparan asap. Fasilitas kesehatan itu diminta merespons gejala darurat seperti sesak napas, nyeri dada, batuk parah, atau bibir kebiruan.

Lima Langkah yang Diminta Dinkes Kaltim

Dinkes Kaltim merinci lima langkah pencegahan yang perlu dijalankan keluarga dengan anggota kelompok rentan. Langkah pertama, tetap berada di dalam rumah serta menutup rapat seluruh pintu, jendela, dan ventilasi udara saat asap pekat.

Langkah kedua mensyaratkan penggunaan masker jenis N95 atau KN95 yang mampu menyaring partikel berbahaya apabila warga terpaksa beraktivitas di luar rumah. Langkah ketiga berfokus pada pemeliharaan kualitas udara dalam ruangan dengan mengoptimalkan penggunaan alat penjernih udara berfilter HEPA.

"Bagi penderita penyakit kronis, langkah keempat menekankan pentingnya menyiapkan persediaan obat rutin sesuai resep dokter yang wajib dibawa saat berpergian," tutur Jaya.

Adapun langkah kelima mewajibkan warga menjaga kebersihan diri serta kecukupan hidrasi tubuh melalui konsumsi air minum yang bersih dan matang. Masyarakat juga diminta segera mencuci muka dan tangan setiap kali usai beraktivitas di luar ruangan demi membersihkan sisa-sisa polutan yang menempel.

Anak, Lansia, dan Ibu Hamil Jadi Prioritas

Kelompok rentan yang menjadi perhatian utama meliputi anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis seperti asma dan gangguan jantung. Dinkes meminta keluarga yang memiliki anggota dari kelompok tersebut untuk sangat waspada.

"Kami meminta keluarga yang memiliki anggota kelompok rentan untuk sangat waspada dan membatasi kegiatan di luar ruang selagi udara buruk," kata Jaya.

Warga yang mengalami gejala darurat diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat. Dinkes Kaltim menegaskan sinergi seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan langkah pencegahan menentukan keselamatan kesehatan keluarga.

Pemantauan Kualitas Udara Berlanjut

Dinkes Kaltim berkomitmen terus memantau perkembangan kualitas udara serta mendistribusikan bantuan logistik kesehatan. Langkah itu untuk melindungi masyarakat secara berkelanjutan dari ancaman bahaya ISPA.

"Sinergi bersama seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan langkah pencegahan ini sangat menentukan keselamatan kesehatan keluarga kita," tegas Jaya.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks