Jakarta - Status kepesertaan BPJS Kesehatan bisa nonaktif apabila iuran bulanan menunggak. Kabar baiknya, status ini bisa diaktifkan kembali dengan cukup melunasi tunggakan yang ada.
1. Melunasi tunggakan iuran
Jika penyebab nonaktif adalah tunggakan, segera lakukan pembayaran. Selain membayar tunggakan, iuran bulan berjalan juga perlu dibayar agar layanan kembali aktif. Pembayaran bisa dilakukan lewat ATM, m-banking, minimarket, atau e-commerce yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
2. Cek status lewat aplikasi Mobile JKN
Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN, login menggunakan akun terdaftar, pilih menu "Peserta" lalu klik "Cek Kepesertaan". Cek kembali status setelah menunggu jeda waktu minimal satu jam dari proses pembayaran.
3. Lewat layanan WhatsApp PANDAWA
Simpan nomor WhatsApp resmi BPJS Kesehatan di 0811-8750-400, kirim pesan untuk memulai percakapan, lalu ikuti petunjuk chatbot untuk memeriksa maupun mengaktifkan kembali status kepesertaan.
4. Datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan
Siapkan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Kartu JKN-KIS untuk diproses langsung oleh petugas.
BPJS Kesehatan umumnya akan aktif kembali maksimal 1x24 jam setelah pembayaran iuran atau tunggakan berhasil diverifikasi sistem. Agar tidak menunggak lagi di kemudian hari, sangat disarankan mengaktifkan fitur autodebet pada rekening bank, sehingga iuran bulanan terpotong otomatis setiap tanggal 10 tanpa perlu mengingat manual setiap bulannya.
Penyebab lain BPJS nonaktif
Selain tunggakan iuran, status BPJS Kesehatan juga bisa nonaktif karena perubahan status kepegawaian, misalnya berhenti bekerja dari perusahaan yang sebelumnya menanggung iuran, atau perpindahan segmen kepesertaan dari Penerima Upah ke Mandiri. Pada kasus ini, peserta perlu melakukan pendaftaran ulang sesuai segmen kepesertaan yang baru agar statusnya kembali aktif.
Penting untuk selalu memastikan status BPJS Kesehatan dalam kondisi aktif sebelum membutuhkan layanan kesehatan, mengingat proses reaktivasi membutuhkan waktu meski hanya sekitar 1x24 jam, yang bisa menjadi kendala dalam situasi darurat medis.
Selalu simpan bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan setiap bulan, karena bukti ini bisa digunakan sebagai dasar komplain apabila status tidak kunjung aktif meski sudah melunasi tunggakan.