KALIMANTAN TIMUR — Jakarta — Omoda & Jaecoo Indonesia merilis data penjualan terbaru yang menunjukkan tren positif untuk model listrik andalannya. Jaecoo J5 EV membukukan penjualan retail 20.186 unit dalam periode Januari hingga Juli 2026, dengan capaian bulan Juli menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini.
Data yang dirilis pabrikan menunjukkan performa yang stabil, bukan sekadar ledakan sesaat. Berikut rincian penjualan bulanan Jaecoo J5 EV:
Pola ini menarik untuk dicermati. Setelah sempat turun di Maret, angka penjualan langsung rebound dan stabil di kisaran 3.000 unit per bulan sejak April. Artinya, ada basis permintaan yang solid, bukan sekadar efek peluncuran awal.
Pencapaian ini tidak lepas dari strategi penjualan yang dijalankan selama Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Jaecoo menawarkan program online booking dengan harga Rp 319.900.000 untuk varian J5 EV Premium selama periode 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Konsumen yang memesan lewat kanal online selama pameran berlangsung bisa memilih salah satu dari dua paket benefit eksklusif:
Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Omoda & Jaecoo Indonesia, menyebut pencapaian ini sebagai cerminan kepercayaan konsumen terhadap produknya. "Dengan semakin meningkatnya kompetisi produk di kelas SUV, kami percaya bahwa desain, performa, kelengkapan fitur hingga teknologi yang dihadirkan Jaecoo J5 memberikan nilai lebih kepada konsumen di Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Yang perlu digarisbawahi adalah angka Rp 319,9 juta tersebut merupakan harga khusus periode GIIAS. Calon pembeli perlu memastikan status harga ini apakah masih berlaku setelah pameran usai atau sudah kembali ke harga normal yang lebih tinggi. Perbedaan ini signifikan dan wajib dikonfirmasi ke dealer sebelum memutuskan membeli.
Selain itu, perlu dicatat bahwa benefit yang ditawarkan bersifat "pilih salah satu" — bodykit atau asuransi. Ini keputusan yang perlu dihitung matang: bodykit memberi nilai estetika dan perlindungan bodi, sementara asuransi satu tahun memberi ketenangan finansial jika terjadi kerusakan di tahun pertama kepemilikan.
Kinerja impresif juga terjadi di pasar Inggris. Berdasarkan data Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT), Omoda & Jaecoo UK mencatat 8.905 kendaraan terdaftar pada Juli 2026. Angka ini menempatkan kedua merek tersebut sebagai grup merek otomotif terbesar ketiga di Inggris berdasarkan jumlah registrasi bulan tersebut, dengan pangsa pasar 5,7% — naik dari 4,58% pada Juni.
Menariknya, di Inggris justru Jaecoo J7 yang menjadi tulang punggung penjualan dengan 2.709 registrasi, menempati posisi keempat mobil terlaris bulan itu. Sementara Jaecoo J5 menyumbang 2.481 registrasi dan duduk di posisi ketujuh. Ini menunjukkan bahwa di pasar yang berbeda, model yang paling laku juga berbeda — J5 unggul di Indonesia, J7 unggul di Inggris. Faktor harga dan preferensi pasar lokal jelas memainkan peran besar.
Data penjualan yang kuat memang sinyal positif, tapi bukan segalanya. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan calon pembeli:
Kesimpulannya, Jaecoo J5 EV jelas sedang menikmati momentum yang kuat di Indonesia. Angka penjualan yang konsisten di atas 3.000 unit per bulan menunjukkan produk ini punya daya tarik nyata di mata konsumen. Namun, keputusan membeli tetap harus didasari riset menyeluruh — termasuk test drive dan konfirmasi biaya kepemilikan jangka panjang.