KALIMANTAN TIMUR — Pembukaan cabang di kawasan Bintaro Mobil Bintaro Jaya ini bukan sekadar penambahan lokasi. Chairman Focus Motor Group, Agus Focus, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting untuk merestrukturisasi cara pandang masyarakat terhadap mobil bekas yang kerap dianggap berisiko. Jumat (14/8/2026), ia menegaskan bahwa perusahaan berfokus pada kepastian dan ketenangan pikiran konsumen, bukan hanya transaksi jual-beli semata.
Klaim garansi 5 tahun tersebut menjadi senjata utama. Menurut Agus, garansi panjang ini adalah manifestasi keyakinan perusahaan atas kualitas unit yang mereka tawarkan. Namun, garansi sepanjang itu tidak mungkin berdiri tanpa sistem kontrol kualitas yang ketat di balik layar.
Di tingkat operasional, garansi 5 tahun hanya bisa diwujudkan lewat pemeriksaan mendalam. CEO Focus Motor Belanja Mobil, Azka, menjelaskan setiap unit kendaraan harus melewati inspeksi di 155 titik yang dikerjakan oleh teknisi tersertifikasi. Ini adalah proses yang menentukan apakah sebuah mobil layak masuk ke dalam program garansi panjang tersebut.
Standar ini menjadi pembeda utama di tengah maraknya penjual mobil bekas yang hanya mengandalkan cek fisik visual. Dengan 155 titik pemeriksaan, konsumen setidaknya mendapat jaminan bahwa kondisi mesin, kelistrikan, hingga bodi telah diverifikasi secara menyeluruh.
Garansi 5 tahun hanyalah satu dari lima pilar yang dirangkum dalam program bernama 5 Belanja Mobil Promise. Selain garansi dan inspeksi 155 titik, perusahaan juga menjanjikan transparansi harga tanpa biaya terselubung. Ini penting di industri mobil bekas yang kerap menyembunyikan biaya administrasi atau kondisi kendaraan di balik harga yang terlihat murah.
Dua pilar lainnya adalah jaminan trade-in/buyback serta pendampingan customer service personal untuk setiap konsumen. Azka menambahkan bahwa pendampingan ini dirancang agar setiap tahapan kepemilikan mobil berjalan mulus. Artinya, pembeli tidak dibiarkan sendiri setelah uang berpindah tangan.
Garansi 5 tahun memang angka yang menggiurkan, tapi konsumen tetap perlu membaca detail polis. Pastikan apa saja yang tercakup dalam garansi tersebut—apakah hanya mesin dan transmisi, atau mencakup komponen elektronik dan AC. Klaim "terpanjang di Indonesia" juga sebaiknya diverifikasi dengan membandingkan penawaran dari dealer mobil bekas besar lainnya seperti WTC Mangga Dua atau Bursa Mobil Bekas di kawasan Jakarta Selatan.
Selain itu, inspeksi 155 titik adalah klaim proses, bukan jaminan hasil. Pembeli tetap disarankan melakukan pengecekan independen atau menggunakan jasa inspeksi pihak ketiga untuk memastikan kondisi mobil sesuai dengan yang dilaporkan. Transparansi harga juga perlu diuji langsung di lapangan—bandingkan harga yang ditawarkan dengan harga pasar untuk unit yang sama di platform jual-beli online.
Kehadiran cabang Bintaro ini jelas menambah opsi bagi konsumen di kawasan Tangerang Selatan yang mencari mobil bekas dengan perlindungan lebih. Namun, keputusan tetap ada di tangan pembeli: apakah garansi panjang dan janji layanan personal sepadan dengan harga yang mungkin lebih tinggi dibandingkan membeli langsung dari pemilik mobil.