Mahakam Mask Carnival di Samarinda Target 2.000 Peserta, Jadi Awalan Pawai Topeng Nusantara di Kaltim

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 02 September 2026 | 12:47:31 WIB
Dispar Kaltim menargetkan 2.000 peserta pada Mahakam Mask Carnival di Samarinda sebagai langkah awal Pawai Topeng Nusantara.

SAMARINDA — Dispar Kaltim menyiapkan Mahakam Mask Carnival sebagai langkah perdana mengenalkan pawai topeng kepada masyarakat. Acara yang bertepatan dengan Hari Pariwisata Sedunia itu menyasar komunitas seni, budaya, pariwisata, hingga ekonomi kreatif di ibu kota provinsi.

Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal menuturkan festival ini sekaligus menjadi uji coba konsep pawai topeng yang kelak diperluas menjadi ajang nasional. “Ini merupakan sosialisasi awal. Target saya, tahun depan kami akan membuat Pawai 1.001 Topeng Nusantara,” ujarnya kepada awak media, Selasa (1/9/2026).

Mengapa Jadwal Digeser ke 27 September?

Kegiatan ini semula dirancang untuk mengisi kekosongan agenda pawai yang kerap ditunggu warga. Namun sejumlah pawai dari Pemprov, pemkot, hingga kelompok masyarakat tetap digelar sepanjang Agustus, sehingga Dispar Kaltim memilih menggeser jadwal ke September.

Faisal menjelaskan keputusan itu juga mempertimbangkan momentum Hari Pariwisata Sedunia. Ia berharap perayaan tahunan ini bisa menarik minat komunitas dari berbagai daerah untuk berpartisipasi pada edisi mendatang.

Topeng Bebas dan Tiga Kegiatan Utama

Mahakam Mask Carnival akan diramaikan tiga agenda inti: parade drum band pelajar, festival pencak silat, serta pawai komunitas seni dan budaya. Meski seluruh peserta wajib bermasker, Dispar Kaltim tidak memberi batasan jenis maupun bentuk topeng yang digunakan.

“Yang penting mereka menggunakan topeng, jenis topengnya bebas. Mau topeng kertas, full mask, bahkan kawan-kawan cosplay juga boleh ikut. Kemarin ada yang cosplay dan ingin ikut, seperti Spider-Man juga menggunakan topeng,” ungkap Faisal.

Peserta juga boleh tampil dengan kostum karakter, topeng tradisional, hingga kreasi kertas. Ruang ekspresi yang longgar ini diharapkan membuat karnaval lebih semarak dan diminati lintas generasi.

Rute Pendek demi Kenyamanan Peserta

Panitia sengaja memilih rute singkat dari Taman Samarinda menuju Kantor Gubernur Kaltim. Pertimbangannya, banyak peserta yang mengenakan kostum karnaval berukuran besar sehingga butuh tenaga ekstra saat berjalan.

Peserta dijadwalkan berkumpul sekitar pukul 07.00 Wita sebelum memulai perjalanan. Setibanya di kantor gubernur, panitia menyediakan panggung kecil dan matras untuk atraksi, plus panggung kehormatan bagi tamu undangan.

Target Menjadi Agenda Tahunan yang Berpindah Kota

Faisal menambahkan, Mahakam Mask Carnival dirancang sebagai agenda reguler tahunan. Penyelenggaraannya pun tidak selamanya terpusat di Samarinda karena Dispar Kaltim membuka peluang perpindahan lokasi ke kabupaten atau kota lain.

“Kami juga ingin kegiatan ini menjadi agenda reguler tahunan. Tidak mesti selalu dilaksanakan di Samarinda, tetapi nantinya bisa berpindah-pindah lokasi,” pungkasnya.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top