BALIKPAPAN — Cuaca di Kalimantan Timur pada Jumat, 11 September 2026 diprakirakan tidak seragam. Sebagian daerah akan cerah berawan, sebagian lain berpeluang diguyur hujan. BMKG menilai pembentukan awan hujan di wilayah ini bersifat lokal sehingga kondisi bisa berubah cepat.
Dalam prakiraan periode 11–14 September 2026, BMKG menyebut sebagian besar wilayah Indonesia masih didominasi cerah berawan hingga hujan sedang. Meski begitu, hujan dengan intensitas lebih tinggi tetap mungkin muncul secara setempat.
Sepuluh kabupaten dan kota di Kaltim masuk gambaran prakiraan BMKG dengan peluang hujan lokal. Berikut rinciannya:
BMKG memprakirakan awan cumulonimbus muncul secara occasional di wilayah udara Kalimantan Timur pada 11–17 September 2026. Awan jenis ini kerap dikaitkan dengan hujan lebat, petir, dan angin kencang.
Karena itu, warga diminta tidak menganggap enteng perubahan cuaca mendadak. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi langit setempat.
Di sisi lain, musim kemarau belum berakhir. BMKG menyatakan curah hujan di sebagian besar wilayah Kalimantan pada September diprakirakan relatif rendah. Pengaruh El Niño masih mendukung kondisi atmosfer yang lebih kering.
Kondisi tersebut menaikkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat diimbau tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.
BMKG juga meminta warga memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, terutama sebelum beraktivitas di luar ruangan.