Pencarian

Wali Kota Samarinda Andi Harun Bantah Terlibat Aksi Damai 215, Sebut Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim

Senin, 25 Mei 2026 • 09:57:01 WIB
Wali Kota Samarinda Andi Harun Bantah Terlibat Aksi Damai 215, Sebut Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim
Wali Kota Samarinda Andi Harun bantah keterlibatan dalam Aksi Damai 215.

SAMARINDA — Wali Kota Samarinda Andi Harun angkat bicara terkait beredarnya potongan video di media sosial yang menampilkan peserta Aksi Damai 215 meneriakkan namanya. Ia membantah keras keterlibatan atau dukungan terhadap aksi yang berlangsung pada Kamis (21/5) itu, dan justru mencium adanya skenario untuk memecah belah hubungannya dengan Gubernur Kaltim.

“Saya sudah menonton sejumlah konten video terkait berita Aksi Damai 215. Ada memang konten yang mencoba membelokkan narasi, jelas itu tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaidah jurnalistik profesional, dan mengada-ada,” kata Andi Harun, Minggu (24/5).

Indikasi Skenario di Balik Video Viral

Menurut mantan legislator Kaltim itu, potongan video yang beredar tidak menampilkan situasi secara utuh. Ia menduga ada pihak yang sengaja mengarahkan pertanyaan kepada peserta aksi dengan menyebut namanya, lalu memancing respons spontan di lapangan.

“Saat dicermati, sepertinya memang ada orang yang sadar dan sengaja mengatur pertanyaan kepada peserta aksi mengenai nama saya,” ujarnya.

Andi Harun menilai pola ini merupakan cara klasik untuk menggiring opini publik. Ia meyakini tujuannya tidak lain untuk membenturkan dirinya dengan Gubernur Rudy Mas'ud yang menjadi sasaran utama demonstrasi.

Hubungan dengan Gubernur Dipastikan Baik

Di tengah kegaduhan politik yang mulai berkembang, Andi Harun memastikan komunikasi dan koordinasi dengan Rudy Mas'ud tetap berjalan normal, khususnya dalam urusan pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia percaya Gubernur Kaltim mampu membaca situasi secara jernih.

“Kalau hal ini terjadi pada saya, tentu cara menganalisisnya sederhana, mencari siapa yang paling diuntungkan,” tegasnya.

Andi yang sudah berkecimpung di dunia politik selama 30 tahun menolak keras jika aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam aksi damai itu kemudian dipolitisasi untuk menyerang pihak tertentu. Ia mengingatkan bahwa cara-cara tidak intelek dan tidak fair bukanlah bagian dari etika politik yang ia pegang.

Hak Demo Diakui, Kondusivitas Wilayah Jadi Prioritas

Meski membantah terlibat, Andi Harun tetap menghormati hak warga untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun ia mengimbau agar setiap aksi dilakukan secara tertib dan tidak mengganggu persatuan serta suasana kondusif di Samarinda.

“Penyampaian aspirasi tidak boleh mengganggu persatuan dan suasana kondusif daerah, karena itu adalah pondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Andi Harun.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud terkait aksi unjuk rasa ataupun beredarnya video yang mengaitkan nama Wali Kota Samarinda tersebut.

Bagikan
Sumber: eksposkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks