SAMARINDA — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud memberikan sapi kurban kepada PWI Kaltim sebagai wujud apresiasi terhadap kerja jurnalistik. Bantuan itu diserahkan menjelang perayaan Iduladha dan diterima langsung oleh pengurus PWI setempat. Langkah ini menandai perhatian pemerintah provinsi terhadap peran wartawan di daerah.
Bentuk Perhatian untuk Insan Pers
Pemberian hewan kurban ini bukan sekadar seremonial tahunan. Gubernur Rudy Mas’ud menyebut bahwa kerja wartawan di Kaltim sangat penting dalam menyebarkan informasi pembangunan dan kebijakan daerah. Ia menilai insan pers menjadi mitra strategis pemprov dalam menyampaikan program kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diterima oleh Ketua PWI Kaltim beserta jajaran pengurus. Mereka menyambut baik perhatian dari gubernur dan berharap hubungan ini terus berlanjut. Momen Iduladha dijadikan ajang memperkuat sinergi antara eksekutif dan media.
Mengapa Gubernur Memilih PWI sebagai Penerima?
PWI merupakan organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia. Di Kaltim, PWI menjadi wadah bagi puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan daring. Gubernur Rudy Mas’ud menilai organisasi ini representatif sebagai mitra komunikasi publik.
Penyerahan sapi kurban juga menjadi simbol bahwa pemerintah hadir di tengah profesi yang kerap bekerja di lapangan. Rudy ingin menunjukkan bahwa kerja jurnalistik dihargai tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara sosial dan kultural.
Iduladha dan Solidaritas Antar Lembaga
Momen kurban di lingkungan pemerintahan sering digunakan untuk mempererat hubungan antarlembaga. Selain ke PWI, Gubernur Kaltim juga menyalurkan hewan kurban ke sejumlah yayasan dan komunitas di Samarinda. Namun, pemberian khusus kepada wartawan menjadi perhatian karena jarang terjadi di daerah lain.
PWI Kaltim sendiri rutin menggelar kegiatan sosial setiap Iduladha. Tahun ini, bantuan dari gubernur menambah jumlah hewan kurban yang akan disembelih dan dibagikan kepada warga kurang mampu. Daging kurban rencananya didistribusikan ke panti asuhan dan warga di sekitar Samarinda.