BONTANG — Pemerintah Kota Bontang melalui Disperkimtan memastikan tidak ada krisis lahan pemakaman dalam waktu dekat. Usman menyebutkan, sejumlah kawasan pemakaman, khususnya TPU Bontang Lestari, masih memiliki lahan yang cukup luas untuk menampung pemakaman baru.
“Pemakaman di Bontang Lestari masih cukup luas untuk saat ini,” ujar Usman, Senin (1/6/2026).
Namun, pernyataan itu tidak lantas membuat pemerintah berhenti pada kondisi saat ini. Usman menegaskan bahwa pemerintah tetap memikirkan langkah antisipasi jangka panjang. Ia mengakui, penyediaan lahan pemakaman merupakan salah satu pelayanan wajib yang harus dipenuhi pemda.
Mengapa Pemerintah Tetap Cari Lokasi Baru Meski Lahan Masih Ada?
Menurut Usman, pencarian lokasi baru ini bukan karena TPU eksisting sudah penuh, melainkan untuk menjamin ketersediaan lahan puluhan tahun ke depan. Pertumbuhan jumlah penduduk dan angka kematian di Bontang menjadi pertimbangan utama. Pemerintah tidak ingin kecolongan di masa mendatang ketika lahan yang ada tiba-tiba habis tanpa ada alternatif yang siap pakai.
“Pemerintah terus mencari lokasi yang memungkinkan untuk pengembangan TPU baru,” tegasnya.
Faktor Kedekatan dengan Tempat Tinggal Jadi Pertimbangan Warga
Usman juga mengakui bahwa sebagian masyarakat masih memilih lokasi pemakaman yang dekat dengan kawasan tempat tinggal mereka. Faktor ini kerap menjadi pertimbangan saat warga menentukan TPU mana yang akan digunakan. Kedekatan lokasi memudahkan keluarga untuk berziarah dan merawat makam.
Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah. Tidak semua lahan kosong di tengah kota cocok atau bisa dialihfungsikan menjadi area pemakaman. Butuh kajian tata ruang, analisis dampak lingkungan, dan tentunya anggaran yang tidak sedikit.
Apa Langkah Pemkot Bontang Selanjutnya?
Pemerintah Kota Bontang belum merinci lokasi spesifik yang menjadi kandidat pengembangan TPU baru. Namun, Usman memastikan proses identifikasi dan kajian tengah berjalan. Ia berharap masyarakat dapat memahami kebutuhan pemerintah dalam menyiapkan lahan pemakaman jangka panjang.
“Pemerintah tetap memikirkan langkah antisipasi jangka panjang, untuk kebutuhan lahan pemakaman,” pungkasnya.
Langkah antisipatif ini dinilai penting mengingat keterbatasan lahan di perkotaan yang terus tergerus pembangunan. Jika tidak direncanakan sejak awal, warga Bontang bisa menghadapi kesulitan mendapatkan lokasi pemakaman yang layak di kemudian hari.