Pencarian

Kaltim Perkuat Posisi sebagai Pusat Pertumbuhan Industri Nasional, IKN Jadi Salah Satu Pendorong Utama

Rabu, 10 Juni 2026 • 19:35:31 WIB
Kaltim Perkuat Posisi sebagai Pusat Pertumbuhan Industri Nasional, IKN Jadi Salah Satu Pendorong Utama
Kepala Dinas ESDM Kaltim membuka IEE Series 2026 di Balikpapan sebagai upaya dorong perekonomian daerah.

BALIKPAPAN — Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Bambang Arwanto menegaskan sektor energi, mineral, dan pembangunan infrastruktur strategis menjadi kunci utama dalam mendorong perekonomian daerah. Hal itu ia sampaikan usai membuka IEE Series 2026 di Kota Balikpapan, Rabu.

Peran Strategis Balikpapan sebagai Hub Logistik dan Gerbang IKN

Kota Balikpapan dinilai memiliki peran kunci sebagai hub logistik dan operasional yang menghubungkan berbagai kawasan industri di Kalimantan dan Indonesia Timur. Bambang Arwanto menyebut kota ini sekaligus menjadi pintu gerbang menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Energi yang menggerakkan mesin pembangunan, tetapi inovasi dan kolaborasi yang menentukan seberapa jauh bisa melangkah, transformasi dan inovasi industri menjadi kunci berkelanjutan," ujar Bambang Arwanto.

IEE Series 2026: Wadah Inovasi, Investasi, dan Kolaborasi Industri

IEE Series digelar sebagai katalis penting yang mempertemukan inovasi, investasi, dan peluang kerja sama di sektor energi dan enjiniring. Deputy Event Director Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito mengatakan ajang ini menjadi ruang mempertemukan gagasan, teknologi, investasi, dan sumber daya manusia (SDM) yang dapat menentukan arah perkembangan sektor energi dan industri di masa depan.

Acara yang berlangsung di BSCC Dome Balikpapan ini menghadirkan tiga pameran sekaligus, yakni Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia. Selain pameran, digelar pula forum dan seminar yang membahas transformasi industri migas regional serta peluang sektor konstruksi dalam mendukung pembangunan IKN.

Ratusan Perusahaan dan Merek Global Siap Ramaikan Pameran

IEE Series Balikpapan 2026 diikuti lebih kurang 100 perusahaan yang menghadirkan sekitar 200 merek dagang terkemuka dalam dan luar negeri. Peserta berasal dari kisaran 10 negara dengan area pameran seluas 5.000 meter persegi dalam satu ekosistem.

Staf Ahli Bidang Pemerintah Kota Balikpapan Neny Dwi Winahyu menambahkan bahwa Balikpapan tumbuh dan berkembang bersama industri pertambangan, minyak, dan gas. Kota ini, kata dia, menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan industri strategis di Indonesia.

Mendekatkan Platform Industri ke Pusat Aktivitas Proyek

Hanung Hanindito menuturkan bahwa penyelenggaraan IEE Series di Balikpapan merupakan bagian dari upaya mendekatkan platform industri ke pusat aktivitas proyek. Ajang ini sekaligus menjadi wadah pertemuan semua pemangku kepentingan di kawasan yang sedang bertumbuh pesat.

Dengan semakin strategisnya peran Provinsi Kaltim sebagai pusat pertumbuhan industri, IEE Series diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Balikpapan sebagai pusat pertemuan industrial Indonesia Timur. Acara ini juga diyakini menjadi penggerak utama bagi pemerataan pertumbuhan industri nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks