Pencarian

Kanal YouTube Pembalap Liar 240 km/jam di Florida Tutup, Ada Kaitan dengan Pendiri NASCAR

Sabtu, 27 Juni 2026 • 14:07:31 WIB
Kanal YouTube Pembalap Liar 240 km/jam di Florida Tutup, Ada Kaitan dengan Pendiri NASCAR
Kanal YouTube "Speed Demon 407" yang menampilkan aksi berkendara ekstrem di Florida kini telah dihapus.

KALIMANTAN TIMUR — Kanal YouTube "Speed Demon 407" yang selama ini memicu kontroversi karena memuat konten berkendara ekstrem akhirnya menghilang dari platform. Semua video di kanal tersebut telah dihapus atau diubah statusnya menjadi privat. Aksi yang terekam dalam video-video itu bukan main-main: pengendara terlihat melaju di antara lalu lintas dengan kecepatan lebih dari 150 mil per jam (240 km/jam), menerobos lampu merah, mengangkat roda depan, dan zig-zag di antara kendaraan lain di jalan raya Florida.

Cicit Pendiri NASCAR yang Mengaku Estranged dari Keluarga

Dallas Ashley, pria di balik akun "Speed Demon 407", bukanlah orang sembarangan. Ia adalah cicit dari Bill France Sr., pendiri legendaris NASCAR. Namun, dalam wawancara dengan WKMG News 6 Orlando, Ashley mengaku sudah tidak memiliki hubungan dengan anggota keluarganya yang kini mengelola organisasi balap tersebut. Meski memiliki darah pembalap, aktivitas Ashley justru berlangsung di jalan raya, bukan di sirkuit resmi.

Undang-Undang Super Speeder Jadi Alasan Penutupan

Ashley secara terbuka menyebut Undang-Undang Super Speeder Florida yang mulai berlaku tahun 2025 sebagai penyebab utama hilangnya semangatnya memproduksi konten. Regulasi baru itu memberi wewenang kepada polisi untuk menangkap pengendara yang terbukti melaju 50 mil per jam (80 km/jam) di atas batas kecepatan atau berkendara di atas 100 mil per jam (160 km/jam) dengan cara yang membahayakan orang lain. "Saya merasa paranoid. Penjara sepertinya hanya soal waktu saja," ujar Ashley dalam salah satu video yang dikutip WKMG.

Polisi Gagal Identifikasi Pengendara Meski Sudah Investigasi

Patroli Jalan Raya Florida (Florida Highway Patrol) sebenarnya sudah meninjau kanal YouTube tersebut setelah menerima keluhan masyarakat. Investigasi dilakukan, dan pihak berwenang berhasil menghubungkan kanal itu dengan Ashley. Namun, penyelidik akhirnya menyimpulkan "tidak ada cara" untuk mengidentifikasi secara pasti sosok pengendara motor yang tampil dalam rekaman. Alasannya, wajah pengendara hampir selalu tertutup. Laporan WKMG juga menyebut penyidik tidak mengajukan surat perintah penggeledahan untuk kamera, motor, perangkat elektronik, atau akun penyimpanan awan yang bisa membantu mengungkap identitas pengendara.

Kontras dengan Gencarnya Sosialisasi Super Speeder Law

Ironisnya, sepanjang tahun lalu, banyak aparat di Florida gencar mempromosikan Undang-Undang Super Speeder sebagai bukti keseriusan negara bagian itu menindak pelanggaran kecepatan. Namun, salah satu contoh paling publik dari dugaan berkendara ugal-ugalan—sebuah kanal YouTube yang menampilkan motor melaju lebih dari 240 km/jam di jalan umum—berakhir tanpa dakwaan sama sekali setelah melalui tinjauan resmi. Kontras ini kemungkinan akan memunculkan pertanyaan tentang seberapa agresif pihak berwenang menangani kasus dugaan kecepatan ekstrem ketika identitas pengemudi tidak langsung terlihat jelas.

Dalam pernyataan perpisahannya, Ashley menyampaikan rasa terima kasih pada para pendukungnya, namun juga melontarkan sindiran pada otoritas. "Hidup saya pasti akan jauh lebih baik jika kalian berdua (Patroli Jalan Raya Florida dan Channel 6 News) tidak pernah terlibat. Tapi saya bertanggung jawab. Mau bagaimana lagi," katanya.

Bagikan
Sumber: roadandtrack.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks