Pencarian

Pertamina NRE Kantongi Dividen dari Investasi PLTS Filipina, Kapitalisasi Pasar Melonjak 50 Persen

Sabtu, 27 Juni 2026 • 19:00:01 WIB
Pertamina NRE Kantongi Dividen dari Investasi PLTS Filipina, Kapitalisasi Pasar Melonjak 50 Persen
Pertamina NRE raih dividen dari investasi di perusahaan energi surya terbesar Filipina, CREC.

KALIMANTAN TIMUR — Keputusan Pertamina NRE masuk sebagai investor strategis CREC pada pertengahan 2025 kini mulai menuai hasil. Kapitalisasi pasar perusahaan energi surya terbesar di Filipina itu tumbuh hampir 50 persen dalam waktu satu tahun, dari sekitar US$ 600 juta menjadi mendekati US$ 900 juta hingga Triwulan II 2026.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyatakan bahwa pembagian dividen dalam kurun waktu setahun membuktikan strategi investasi anorganik perseroan tepat sasaran. "Investasi yang kami lakukan tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga telah memberikan manfaat finansial yang nyata," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (27/6/2026).

Tak hanya dividen, return on investment (ROI) dari akuisisi ini tercatat mencapai 43,4 persen. Angka tersebut, menurut manajemen, mencerminkan disiplin tata kelola dan fundamental bisnis yang baik sebelum dan sesudah investasi dilakukan.

CREC: PLTS 1.200 MWdc Jadi Aset Strategis di Asia Tenggara

CREC saat ini mengelola pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas lebih dari 1.200 MWdc. Kapasitas ini menjadikannya salah satu pengembang energi surya terbesar di Filipina, sekaligus aset strategis dalam portofolio energi baru dan terbarukan Pertamina NRE di Asia Tenggara.

Direktur CREC, Eri Reksoprojo, yang mewakili Pertamina NRE, menegaskan bahwa kemitraan ini bersifat mutually beneficial. Ia menambahkan, "Perolehan dividen dan capaian ROI 43,4 persen merupakan cerminan dari inisiatif investasi yang dilakukan secara disiplin, akuntabel, dan mengedepankan tata kelola."

Ke depan, Pertamina NRE berencana memperluas kerja sama dengan CREC, tidak hanya sebagai investor finansial tetapi juga membuka peluang kolaborasi pengembangan proyek, transfer teknologi, hingga potensi ekspor panel surya produksi anak usaha Pertamina NRE ke Filipina.

Danantara Dukung Ekspansi Energi Bersih Regional

Dukungan terhadap langkah Pertamina NRE juga datang dari Danantara Investment Management. Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menilai investasi di CREC memiliki nilai strategis jangka panjang.

"Ini bukan hanya value creation. Secara jangka panjang ada potensi cross selling antarnegara tetangga dan ASEAN, seperti ekspor produk panel surya, transfer teknologi, dan penempatan tenaga kerja Indonesia di industri energi terbarukan Filipina," ujar Pandu.

Akuisisi 20 persen saham CREC menjadi tonggak strategis Pertamina NRE dalam membangun portofolio energi bersih yang kompetitif di tingkat regional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam transisi energi di kawasan Asia Tenggara.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks