SAMARINDA — Harga daging ayam ras segar di pasar tradisional Kalimantan Timur bergerak fluktuatif dalam sepekan terakhir. Meski hari ini turun tipis, secara mingguan harga komoditas ini justru melonjak Rp3.200 dari posisi Rp34,5 ribu per kilogram pekan lalu.
Harga Daging Ayam Ras Segar dan Komoditas Lain yang Turun
Berdasarkan pantauan dashboard PIHPS pukul 14.44 WIB, harga daging ayam ras segar saat ini berada di Rp37,7 ribu per kilogram. Posisi itu naik 5,01 persen jika dibandingkan 30 hari lalu yang masih Rp35,9 ribu per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas utama. Cabai rawit merah menjadi yang paling tajam dengan penurunan 50,72 persen dalam sebulan terakhir, dari posisi sebelumnya menjadi Rp42,5 ribu per kilogram. Cabai merah keriting juga turun 32,3 persen ke Rp55,85 ribu per kilogram, disusul cabai rawit yang turun 33,74 persen ke Rp54,4 ribu per kilogram.
Daging sapi kualitas 1 dan 2 masing-masing turun 1,24 persen, berada di kisaran Rp166,65 ribu dan Rp163,35 ribu per kilogram. Telur ayam ras segar juga turun 1,79 persen ke Rp30,2 ribu per kilogram.
Komoditas yang Masih Menanjak: Minyak Goreng hingga Beras
Di sisi lain, tekanan harga masih terasa pada kelompok minyak goreng. Minyak goreng kemasan bermerk 1 naik 3,07 persen menjadi Rp25,15 ribu per kilogram, sementara minyak goreng kemasan bermerk 2 naik 4,58 persen ke Rp24 ribu per kilogram. Minyak goreng curah tercatat Rp23,95 ribu per kilogram, naik 4,13 persen dalam 30 hari terakhir.
Beras juga menunjukkan tren kenaikan. Beras kualitas super I naik 2,35 persen ke Rp17,45 ribu per kilogram, sedangkan beras kualitas medium I berada di Rp17,15 ribu per kilogram. Gula pasir kualitas premium naik 2,25 persen menjadi Rp20,45 ribu per kilogram.
Mengapa Harga Pangan di Kaltim Bergerak Mixed?
Data historis PIHPS menunjukkan harga daging ayam ras segar di Kalimantan Timur relatif datar dalam satu tahun terakhir (Juli 2025-Juli 2026). Namun, volatilitas harga cabai dan minyak goreng masih menjadi perhatian karena pergerakannya yang cukup tajam dalam sebulan terakhir.
Rekor historis mencatat, kenaikan tertinggi harga daging ayam ras segar di provinsi ini mencapai 21,89 persen pada September 2020, sementara penurunan terdalam minus 20,83 persen terjadi pada Desember 2021. Data ini dipantau secara berkala oleh Bank Indonesia melalui dashboard resmi bi.go.id/hargapangan.