Pencarian

Edge Drop Bawa Cara Baru Kelola Clipboard di Windows 11, Dukung Drag-and-Drop File

Sabtu, 18 Juli 2026 • 10:15:01 WIB
Edge Drop Bawa Cara Baru Kelola Clipboard di Windows 11, Dukung Drag-and-Drop File
Edge Drop, aplikasi pengelola clipboard dari pengembang independen, memperkenalkan fitur drag-and-drop file di Windows 11.

KALIMANTAN TIMUR — Pengguna Windows 11 yang sering bekerja dengan banyak file kini punya opsi baru untuk mengelola konten yang disalin. Edge Drop, aplikasi clipboard manager dari pengembang independen AdiArtist, menawarkan pendekatan yang lebih visual dan berbasis mouse. Meski masih dalam tahap awal pengembangan, versi pratinjaunya sudah bisa dicoba.

Cara Kerja dan Fitur Utama

Edge Drop dirancang untuk bersembunyi di sisi kiri layar. Pengguna bisa mengaktifkannya dengan menggeser kursor ke tepi layar atau menekan pintasan keyboard Alt + C. Setiap teks, gambar, atau file yang disalin di Windows 11 secara otomatis akan masuk ke riwayat Edge Drop.

Fitur yang membedakan Edge Drop dari clipboard bawaan adalah dukungan drag-and-drop. Pengguna bisa langsung menyeret file ke dalam panel Edge Drop, lalu menempelkannya ke folder atau aplikasi lain. Aplikasi ini juga mendukung fitur stacking atau penumpukan konten, yang berguna untuk mengelompokkan file dalam satu proyek.

Sayangnya, fitur stacking saat ini masih terbatas. Pengembangnya berharap ke depannya stack bisa menampung berbagai tipe konten sekaligus, seperti campuran teks dan gambar dalam satu tumpukan.

Perbandingan dengan Clipboard Bawaan Windows 11

Windows 11 sendiri sudah memiliki clipboard history yang cukup mumpuni, bisa diakses lewat pintasan Win + V. Fitur bawaan ini mendukung penyematan item, sinkronisasi antar perangkat, dan sudah menjadi andalan banyak pengguna selama bertahun-tahun. Meski begitu, pendekatan Edge Drop berbeda secara fundamental.

Clipboard Windows 11 sangat bergantung pada keyboard. Sebaliknya, Edge Drop dirancang untuk pengguna mouse. "Jika Anda mengerjakan proyek kreatif, menyeret dan menjatuhkan item ke dalam tumpukan yang terorganisir terasa sangat alami," tulis pengulas yang menjajal aplikasi ini.

Ia menganalogikan Edge Drop seperti perangkat HyperSpace TrackPad Pro yang pernah diulasnya. Perangkat itu tidak menggantikan mouse, tetapi menjadi alat pendamping yang sempurna. Edge Drop dinilai memiliki posisi yang sama: sebagai pelengkap, bukan pengganti clipboard default Windows 11.

Masalah Nama dan Ketersediaan

Satu hal yang perlu dicatat adalah nama aplikasi ini. "Edge Drop" sudah digunakan oleh Microsoft untuk fitur berbagi file di browser Edge. Meski fitur tersebut akan dihentikan, ada kemungkinan Microsoft tetap melindungi merek dagangnya. Pengguna disarankan tidak terlalu terikat dengan nama aplikasi ini.

Edge Drop bisa diunduh melalui situs web resmi pengembang. Informasi lebih lanjut dan kode sumber tersedia di repositori GitHub. Aplikasi ini masih dalam tahap pratinjau, sehingga pengguna mungkin akan menemukan beberapa bug atau fitur yang belum sempurna.

Kesimpulan Awal

Bagi pengguna yang sering bekerja dengan banyak file secara visual, terutama dalam proyek kreatif, Edge Drop layak dicoba. Aplikasi ini tidak menggantikan clipboard Windows 11, tetapi menawarkan cara kerja alternatif yang lebih alami untuk pengguna mouse. Namun, pengguna perlu sadar bahwa aplikasi ini masih dalam pengembangan awal dan namanya berpotensi berubah di masa depan.

Bagikan
Sumber: windowscentral.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks