Pencarian

Kebakaran di Muara Bengkal Kutim Hanguskan 14 Rumah, 18 Kepala Keluarga Terdampak dan Dokumen Penting Ikut Terbakar

Minggu, 16 Agustus 2026 • 22:25:01 WIB
Kebakaran di Muara Bengkal Kutim Hanguskan 14 Rumah, 18 Kepala Keluarga Terdampak dan Dokumen Penting Ikut Terbakar
Kebakaran di Muara Bengkal Ulu, Kutai Timur, menghanguskan 14 rumah dan menyebabkan 18 kepala keluarga terdampak pada Minggu dini hari.

SANGATTA — Warga RT 04, Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isinya setelah kebakaran melanda permukiman mereka, Minggu (16/8/2026) dini hari. Kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 03.00 Wita itu dengan cepat merambat dan baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kutim, Failu, menyebut dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pastinya.

"Dugaan sementara kebakaran ini akibat korsleting listrik. Untuk penyebab pastinya masih kami dalami," ujarnya.

Kebakaran Baru Disadari Saat Api Telah Membesar

Failu menjelaskan, peristiwa nahas ini baru disadari oleh warga dan korban setelah kobaran api membesar dan mulai meluas. Kondisi tersebut membuat upaya penyelamatan barang menjadi sangat terbatas, sehingga hampir seluruh harta benda milik warga tidak dapat diselamatkan.

Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material yang dialami warga dipastikan cukup besar. Seluruh isi rumah, mulai dari perabot rumah tangga hingga dokumen-dokumen penting, hangus terbakar.

Barang Elektronik Hingga Ijazah Hangus Dilalap Api

Berdasarkan pendataan sementara, sejumlah barang berharga milik warga menjadi korban keganasan api. Barang-barang tersebut antara lain perabot rumah tangga, televisi, mesin cuci, kipas angin, pakaian sehari-hari, hingga pakaian sekolah.

Yang lebih memprihatinkan, sejumlah dokumen penting ikut terbakar. Kartu ATM, berkas kependudukan, ijazah, dan dokumen penting lainnya tidak dapat diselamatkan dari amukan si jago merah.

"Korban jiwa nihil. Tetapi banyak barang milik warga yang terbakar, termasuk barang elektronik, pakaian, perlengkapan sekolah, kartu ATM, dokumen kependudukan, ijazah dan berkas penting lainnya," sebut Failu.

Pendataan Korban dan Kerugian Masih Berlangsung

Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan pendataan terhadap warga yang menjadi korban kebakaran. Proses inventarisasi kerugian material juga terus dilakukan untuk memastikan data yang akurat sebagai dasar penyaluran bantuan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga akan bahaya korsleting listrik, terutama di permukiman padat penduduk yang rawan terjadi kebakaran. Pemerintah daerah diharapkan segera merespons kebutuhan mendesak para korban, seperti tempat tinggal sementara, sandang, dan pangan. (*/Arya)

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cuitankaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks