PASER — Wakil Ketua I KONI Paser Kurniawan menyebut selisih anggaran itu cukup besar. Dari usulan Rp 60 miliar kepada pemerintah provinsi, hanya sekitar Rp 20 miliar yang disetujui.
Meski begitu, persiapan tuan rumah terus berjalan. Atlet Paser menjalani pemusatan latihan sekaligus mengikuti sejumlah kejuaraan sebagai ajang uji coba.
Target Juara Umum Tetap Dipertahankan
Kurniawan menegaskan target tinggi sudah diberikan kepala daerah. Baginya, keterbatasan anggaran bukan alasan menurunkan ambisi.
"Target yang diberikan kepala daerah yaitu bupati tentunya juara umum," tegas Kurniawan.
Pernyataan itu sekaligus menjawab kekhawatiran soal dampak pemangkasan anggaran terhadap performa kontingen tuan rumah.
Jadwal Pertandingan Dibagi untuk Tekan Kepadatan
Sekretaris Disporapar Paser Syarif Rakhmadani menjelaskan, jadwal pertandingan dibagi sebelum dan sesudah pembukaan. Skema itu dipilih untuk mengurangi kepadatan pengunjung di lokasi.
Panitia juga menyiapkan 50 mobil operasional beserta pengemudi. Sebanyak 20 kamar VIP disediakan, lengkap dengan ambulans dan tenaga medis di setiap lokasi pertandingan.
Progres Venue Lampaui 90 Persen
Menjelang awal November, pembangunan venue rata-rata telah melampaui 90 persen. Angka itu menjadi indikator kesiapan infrastruktur tuan rumah.
Tidak seluruh pertandingan berlangsung di Paser. Sejumlah cabang olahraga dijadwalkan digelar di Samarinda, Balikpapan, dan Berau.
Porprov kali ini menjadi ujian kesiapan infrastruktur, kemampuan penyelenggaraan, sekaligus pembinaan prestasi olahraga Paser.