TENGGARONG — Bantuan yang disalurkan mencakup air minum dalam kemasan, pakaian baru untuk kebutuhan sehari-hari, dan pakaian bekas layak pakai. Ketua DPW Gerakan Rakyat Kaltim Andi Nasir menyebut penyaluran itu sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial organisasi pasca musibah kebakaran.
"Adapun penyerahan bantuan seperti, air minum dalam kemasan, pakaian baru untuk kebutuhan sehari-hari, dan pakaian bekas layak pakai," ucap Andi.
Selain Andi dan Rita Widyasari, kegiatan kemanusiaan di Tenggarong itu dihadiri sejumlah pengurus Gerakan Rakyat dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota, di antaranya Ketua DPD Samarinda Suriansyah dan Ketua DPD Kutai Kartanegara Ambo Ase.
Ketua RT setempat, Muhammad Akhiar, menyebut api mulai muncul sekitar pukul 11.45 malam atau menjelang tengah malam. Dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
"Pada awal mulanya, sekitar pukul 11.45 malam atau menjelang pukul 12, api sudah mulai muncul. Dugaan awalnya karena korsleting listrik," ungkap Akhiar.
Dampak musibah itu mencakup 11 kepala keluarga dengan rincian 43 jiwa. Dua orang anak berusia 4 dan 7 tahun dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Warga terdampak dinilai masih sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan. Sembako menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diprioritaskan.
"Warga terdampak masih sangat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Bantuan berupa sembako menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diprioritaskan," tutup Akhiar.
Pasca kebakaran, warga bersama pengurus lingkungan berencana meningkatkan langkah pengamanan melalui kegiatan ronda. Langkah itu disiapkan sebagai antisipasi menjaga keamanan lingkungan permukiman di Loa Ipuh.
Andi Nasir berharap penyaluran bantuan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
"Ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan yang kami siapkan, yaitu bantuan sosial untuk bencana atau musibah kebakaran di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara," jelasnya.