BMKG Prakirakan Udara Kabur Selimuti IKN dan 5 Wilayah Kaltim Sepanjang Jumat, Suhu Capai 32 Derajat

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Jumat, 16 Oktober 2026 | 09:48:01 WIB
Udara kabur menyelimuti IKN dan lima wilayah Kaltim sejak pagi menurut prakiraan BMKG.

SAMARINDA — Udara kabur yang menyelimuti IKN dan lima wilayah lain di Kaltim terjadi sejak pagi. Di Ujoh Bilang, kondisi berkabut berpotensi bertahan hingga sore sebelum berubah menjadi berawan pada malam hari.

Wilayah lain di Kaltim diprakirakan mengalami cuaca bervariasi, mulai dari berawan, cerah berawan, hingga cerah. Kelembapan udara di seluruh wilayah provinsi berada pada rentang 53-98 persen.

Samarinda Berawan Pagi, Cerah Sore Hari

Ibu kota Provinsi Kaltim, Samarinda, diprakirakan berawan pada pagi dan siang hari. Cuaca berubah cerah pada sore hari sebelum kembali berawan pada malam hari.

Suhu udara di Samarinda berkisar 25-30 derajat Celsius dengan kelembapan 74-93 persen. Angka itu lebih rendah dibanding suhu maksimum Kaltim yang mencapai 32 derajat Celsius.

IKN dan Sendawar Berkabut Hingga Malam

Di kawasan IKN, udara kabur diprakirakan berlangsung sejak pagi hingga malam. Kondisi serupa terjadi di Sendawar, Kutai Barat.

Ujoh Bilang menjadi satu-satunya wilayah yang udara kaburnya berpotensi bertahan di tiga waktu sekaligus, yakni pagi, siang, dan sore. Baru pada malam hari cuaca berubah menjadi berawan.

Wilayah Pesisir: Tanjung Redeb hingga Bontang

Tanjung Redeb diprakirakan berawan sepanjang pagi hingga sore, lalu cerah pada malam hari. Tenggarong berawan pada pagi hari, cerah pada siang hingga sore, kemudian kembali berawan pada malam.

Sangatta diprakirakan cerah berawan pada pagi hari sebelum berawan hingga malam. Bontang berawan pada pagi hari, cerah berawan pada siang hari, lalu kembali berawan pada sore hingga malam.

Secara keseluruhan, suhu udara di Kaltim dan IKN diprakirakan berkisar 23-32 derajat Celsius. Rentang suhu itu mencakup 10 kabupaten/kota di provinsi tersebut.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: nomorsatukaltim.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top