Mahakam Investment Forum 2026 di IKN Pertemukan Investor 6 Negara, Belarus dan Bangladesh Lirik Kerja Sama Kaltim

Penulis: Fauzan Arifin  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:16:31 WIB
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso menyambut delegasi investor di Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara.

NUSANTARA — Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyambut langsung kedatangan para delegasi serta pelaku usaha di Kantor Bersama 3, KIPP Nusantara. Rangkaian forum sendiri diawali di Kota Samarinda pada Rabu (21/10/2026) sebelum berlanjut ke kawasan IKN sehari kemudian.

Enam negara mitra yang hadir adalah Bangladesh, Belarus, Tunisia, Filipina, Hong Kong, dan Spanyol. Kehadiran mereka menandai perluasan jejaring investasi kawasan, tidak lagi terbatas pada pelaku usaha domestik.

Kemudahan Berusaha yang Ditawarkan ke Calon Investor

Roi memaparkan sejumlah insentif bagi investor yang masuk ke IKN. Mulai dari tax holiday, super tax deduction, hingga layanan perizinan satu pintu terpadu.

Otorita IKN juga memperkenalkan INVESTARA (Invest Platform Nusantara), platform digital terintegrasi untuk mengeksplorasi potensi dan peluang bisnis di kawasan tersebut. Platform ini disebut memudahkan pelaku usaha memetakan sektor yang hendak digarap.

"Hari ini kita akan berdiskusi langkah nyata berinvestasi di IKN. Ini adalah komitmen kami di Otorita IKN untuk mendengarkan solusi sekaligus hambatan di setiap langkah investasi. Pembangunan Nusantara adalah bentuk sinergi nyata antara pemerintah dan swasta," kata Roi.

Mayapada Hospital Beroperasi Kurang dari Setahun Usai Groundbreaking

Sejumlah investor pelopor hadir dalam forum, di antaranya PT Star Bright International Investment, PT Dian Jaya Indonesia, Mayapada Hospital Nusantara, dan PT Hauptstadt Indonesia Borneo. Pengalaman mereka menjadi gambaran nyata proses masuknya modal ke IKN.

Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri, menuturkan pembangunan fasilitas kesehatannya dimulai sejak groundbreaking November 2023 dan resmi beroperasi Oktober 2024. Percepatan itu disebutnya terjadi berkat kemudahan perizinan dari Otorita IKN.

"Untuk perizinan, kami sebagai investor sangat dipermudah oleh Otorita IKN. Perizinan pembangunan gedung tidak perlu menunggu lama," ungkap dr. Farah.

Belarus Incar Pasokan Pupuk Potasium, Bangladesh Belajar Kota Hijau

Duta Besar Belarusia untuk Indonesia, H.E. Dr. Raman Ramanouski, menyatakan ketertarikan memperluas ekspansi bisnis di Kaltim dan IKN. Sektor yang dilirik adalah pasokan pupuk potasium untuk pertanian.

"Belarus adalah salah satu pemasok pupuk potasium untuk Indonesia, termasuk Kalimantan Timur. Kami sangat menantikan peluang pengembangan kerja sama bisnis di wilayah ini," kata Ramanouski.

Dari Bangladesh, Duta Besar H.E. Mr. Md. Abul Hasan Mridha mengapresiasi konsep pembangunan IKN sebagai kota hijau. Menurutnya, ada banyak peluang pertukaran pengetahuan pembangunan perkotaan antara Indonesia dan Bangladesh.

Bagi Kaltim, forum ini menjadi ujian apakah insentif fiskal dan kemudahan perizinan mampu mengubah ketertarikan diplomatik menjadi komitmen investasi konkret. Otorita IKN menyatakan akan menindaklanjuti setiap masukan investor yang tersampaikan dalam diskusi.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: ibukotakini.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top