Pencarian

11 Medali Pencak Silat Muhammadiyah Games 2026 Disumbang Atlet Muda Samarinda, Tiga Emas dari MTs Muhammadiyah 1

Selasa, 19 Mei 2026 • 18:04:02 WIB
11 Medali Pencak Silat Muhammadiyah Games 2026 Disumbang Atlet Muda Samarinda, Tiga Emas dari MTs Muhammadiyah 1
Atlet muda MTs Muhammadiyah 1 Samarinda raih tiga medali emas di Muhammadiyah Games 2026.

SAMARINDA — MTs Muhammadiyah 1 Samarinda mencatatkan diri sebagai penyumbang medali terbanyak bagi kontingen pencak silat Kalimantan Timur di Muhammadiyah Games 2026. Tiga nama atletnya, Aisyah Dhewi, Sheila Aufa, dan Ayu Saputri, sukses menyabet medali emas di ajang yang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, pada Jumat (15/5/2026) hingga Senin (18/5/2026).

Dominasi Atlet Pelajar di Panggung Nasional

Dari total 11 medali yang diraih kontingen Kaltim, sebagian besar lahir dari sekolah berbasis Muhammadiyah di Samarinda. Selain tiga emas, MTs Muhammadiyah 1 juga menyumbangkan medali perak lewat Hafiz Setiawan dan Tsania, serta satu perunggu dari M Haldis.

Pelatih pencak silat kontingen Kaltim, Alamsyah, mengaku hasil ini melampaui target awal. Ia menyebutkan beberapa atlet justru tampil di luar perkiraan tim pelatih.

“Ada atlet tampil di luar perkiraan kami, bahkan berhasil menyumbangkan medali emas meski sebelumnya tidak menjadi unggulan,” ujarnya, Senin (18/5/2026).

Disiplin Latihan dan Simulasi Jadi Kunci

Alamsyah menjelaskan, faktor utama di balik torehan medali ini adalah kedisiplinan latihan. Meski waktu persiapan tergolong singkat, tim pelatih memaksimalkan latihan fisik dan teknik.

“Kami memperbanyak simulasi pertandingan agar atlet terbiasa membaca gaya bermain lawan dan mengantisipasi teknik serangan mereka,” tuturnya.

Semangat juang para atlet juga dinilai menjadi pembeda. “Motivasi juara membuat atlet tampil percaya diri, disiplin latihan membantu mereka memahami strategi menghadapi setiap lawan pertandingan,” kata Alamsyah.

Pesilat Lain yang Ikut Sumbang Medali

Kontingen Kaltim tak hanya bertumpu pada atlet Samarinda. Medali emas juga diraih Farsya Ryuna dari SMP Muhammadiyah 6, Athalilah Rifki dari SMK Istiqomah Muhammadiyah 4, serta Adam Malik dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Sementara itu, medali perak lainnya disumbang Zaky dari UMKT, dan perunggu oleh Alif Ma’ruf dari SMK Muhammadiyah 3. Secara keseluruhan, cabang pencak silat menjadi salah satu dari enam olahraga yang dipertandingkan di Muhammadiyah Games 2026, bersama atletik, panahan, bulu tangkis, bola voli indoor, dan tenis meja.

Pesan Pelatih: Jaga Warisan Budaya Lewat Prestasi

Alamsyah menutup pernyataannya dengan pesan khusus bagi generasi muda. Menurutnya, pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya leluhur yang harus dijaga.

“Pencak silat adalah warisan budaya leluhur, generasi muda harus terus semangat berlatih dan menjaga prestasi melalui kedisiplinan,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: editorialkaltim.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks