PENAJAM PASER UTARA — Rembuk warga yang digelar di GOR Desa Sukaraja, Selasa (19/5/2026), menjadi titik awal program penataan Koridor Sepaku. Direktur Sarana Prasarana Sosial Otorita IKN, Agus Ahyar, menyebut proyek ini mengedepankan model pemberdayaan, bukan sekadar proyek kontraktor.
Mengapa Warga Dilibatkan dalam Perencanaan Drainase?
Agus menjelaskan bahwa masyarakat akan memegang peran kunci, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan infrastruktur. Dana yang bersumber dari APBN disalurkan langsung ke kelompok masyarakat tanpa pungutan.
“Kami ingin membangun desa sekitar KIPP ini dengan model pemberdayaan. Nantinya masyarakat yang akan melakukan pemeliharaannya,” kata Agus dalam keterangan tertulis yang dikutip niaga.asia, Rabu (20/5/2026).
Genangan Akhirnya Teratasi, 12 RT Jadi Prioritas
Pembangunan drainase akan menyasar wilayah seluas 59,64 hektare di koridor Jalan Negara. Penerima manfaat utama meliputi warga RT 001 hingga RT 011 di Desa Bukit Raya, serta RT 001, RT 006, dan RT 007 di Desa Sukaraja.
Kepala Desa Sukaraja, Sugianto, mengakui bahwa saluran pembuangan yang bermasalah selama ini menjadi penyebab utama genangan. “Di desa kami, saat hujan deras sering terjadi genangan karena saluran pembuangan yang bermasalah,” ujarnya.
Drone Digunakan untuk Petakan Aliran Air
Agar pembangunan tepat sasaran, Otorita IKN akan melakukan survei lapangan menggunakan drone. Pemetaan aliran air ini bertujuan memastikan sistem drainase terintegrasi dengan topografi kawasan penyangga IKN.
Proses perencanaan akan disertai spesifikasi teknis yang detail. Agus menambahkan, program ini bersifat berkelanjutan dan akan dikoordinasikan oleh empat kelompok masyarakat yang sudah dibentuk.
Target Ekosistem Baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan
Penataan Koridor Sepaku tidak hanya soal drainase. Program ini dirancang untuk mendukung terbentuknya ekosistem baru di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN melalui lingkungan yang lebih tertata, estetis, dan berkelanjutan.
Luas perencanaan di skala meso mencapai 219,76 hektare, mencakup Desa Sukaraja dan Desa Bukit Raya. Sugianto berharap seluruh pihak dapat bekerja sama. “Tujuan Otorita IKN sangat baik, namun tidak akan berjalan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat,” pungkasnya.