Pencarian

DKP Kaltim Jalankan Tiga Strategi Hilirisasi Perikanan, Targetkan Udang Windu Organik Tembus Pasar Global

Jumat, 12 Juni 2026 • 12:31:01 WIB
DKP Kaltim Jalankan Tiga Strategi Hilirisasi Perikanan, Targetkan Udang Windu Organik Tembus Pasar Global
DKP Kaltim menguatkan sektor hulu melalui pengembangan Kampung Budaya berbasis komoditas spesifik.

SAMARINDA — Tiga strategi itu mencakup penguatan sektor hulu, pembinaan teknis bagi pembudidaya, dan akselerasi infrastruktur logistik. Irhan mengatakan bahwa standarisasi Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) menjadi fondasi utama untuk menjaga konsistensi pasokan bahan baku.

Kampung Budidaya: Dari Kerapu hingga Patin

Selaras dengan penguatan hulu, pemerintah daerah mengembangkan kawasan Kampung Budidaya berbasis komoditas spesifik. Di Kabupaten Berau, fokus utama adalah ikan kerapu, sementara Kutai Kartanegara mengembangkan nila dan patin. Penajam Paser Utara juga menjadi sentra budidaya patin.

"Kami berkomitmen menjalankan hilirisasi secara terintegrasi dari hulu hingga hilir agar komoditas perikanan daerah kita memiliki daya saing tinggi di pasar global," ujar Irhan di Samarinda, Kamis.

Pokdakan Didorong Naik Level ke Sistem Semi-Intensif

Strategi kedua menyasar kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan). DKP Kaltim memberikan pembinaan teknis secara berkala agar mereka beralih ke sistem semi-intensif atau teknologi modern yang lebih produktif.

Tak hanya itu, DKP juga memfasilitasi penerbitan Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP). Sertifikat ini menjadi kunci bagi produk UMKM lokal untuk menembus jaringan ritel modern hingga pasar ekspor.

Cold Chain dan Bibit Unggul untuk Pemulihan Produksi

Pada strategi ketiga, akselerasi infrastruktur dan logistik dioptimalkan melalui penyediaan fasilitas rantai dingin. Pabrik es dan ruang penyimpanan beku (cold storage) disiapkan untuk menjaga kesegaran mutu produk perikanan.

Irhan menyebut udang windu organik sebagai primadona ekspor andalan Kaltim. Metode budidayanya yang sepenuhnya alami dinilai sangat diminati konsumen internasional. Untuk mengantisipasi serangan penyakit, DKP membentuk tim monitoring khusus yang melibatkan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Dukungan permodalan juga disalurkan secara berkala dalam bentuk bantuan benih berkualitas kepada kelompok tani. "Upaya pemulihan juga menyasar sektor rumput laut yang sempat turun produksinya dengan menjalin kerja sama pembibitan bersama Universitas Mulawarman serta mendatangkan varietas bibit unggul dari Takalar, Sulsel," kata Irhan.

Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks