SAMARINDA — Ratusan warga binaan dan pegawai Rutan Kelas I Samarinda mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh yang digelar di Jalan KH Wahid Hasyim II, Kecamatan Samarinda Utara. Kegiatan ini merupakan sinergi antara Pemkot Samarinda dan pihak rutan untuk memperkuat layanan kesehatan bagi penghuni.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri meninjau langsung jalannya pemeriksaan. Ia mengatakan antusiasme peserta cukup tinggi sejak kegiatan dimulai. Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan berlanjut melalui berbagai program pelayanan kesehatan lainnya.
"Kegiatan berjalan kompak, sinergi pemerintah bersama rutan semakin baik menjaga kesehatan bersama seluruh warga," ujar Saefuddin.
Hak Kesehatan Warga Binaan dan Langkah Antisipasi Penyakit Menular
Saefuddin menegaskan bahwa kesehatan warga binaan harus menjadi perhatian serius. Setiap penghuni berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak selama menjalani masa pembinaan. Pemeriksaan ini juga menjadi langkah pencegahan terhadap penyakit kronis maupun penyakit menular.
"Pemeriksaan kesehatan penting mencegah penyakit kronis maupun penularan penyakit berbahaya bagi seluruh penghuni," katanya.
Jika ditemukan warga binaan yang terindikasi mengidap penyakit menular, penanganan akan dilakukan sesuai prosedur. Mereka akan menjalani isolasi sementara hingga dinyatakan pulih sebelum kembali bergabung dengan penghuni lainnya.
"Jika ditemukan penyakit menular, penghuni menjalani isolasi sementara hingga benar-benar dinyatakan sembuh terlebih dahulu," jelasnya.
Program Berkelanjutan: dari Lapas Kelas IIA hingga Lapas Narkotika Bayur
Pelaksanaan CKG di Rutan Kelas I Samarinda merupakan lanjutan dari program serupa yang sebelumnya digelar di Lapas Kelas IIA Samarinda. Pemkot Samarinda berencana melanjutkan kegiatan ini di Lapas Narkotika Bayur secara bertahap.
Saefuddin menjelaskan, pelaksanaan bertahap dilakukan agar setiap kegiatan dapat dievaluasi. Kekurangan selama pelaksanaan pertama bisa segera diperbaiki untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada kegiatan berikutnya.
"Program bertahap terus dilaksanakan agar pelayanan kesehatan semakin baik bagi seluruh warga binaan nantinya," tuturnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan donor darah juga akan terus dikembangkan sebagai pelengkap program kesehatan di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Pemkot Samarinda berharap kolaborasi ini mampu menjaga kesehatan pegawai maupun warga binaan secara berkelanjutan.