Pencarian

Perumdam Kutim Gandeng PT MBS Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Debit Mata Air Gunung Sekerat Anjlok 70 Persen

Selasa, 07 Juli 2026 • 18:46:01 WIB
Perumdam Kutim Gandeng PT MBS Atasi Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, Debit Mata Air Gunung Sekerat Anjlok 70 Persen
Perumdam Kutim dan PT MBS menandatangani kerja sama pasokan air bersih akibat kemarau di Sangkulirang.

SANGATTA — Kemarau panjang membuat debit mata air Gunung Sekerat di Kecamatan Kaliorang menyusut hingga 70 persen. Kondisi ini langsung memutus pasokan air bersih Perumdam Tirta Tuah Benua ke Desa Benua Baru Ilir dan Desa Maloy, Kecamatan Sangkulirang.

Dirut Perumdam Tirta Tuah Benua Kabupaten Kutim, Suparjan, mengatakan kerja sama dengan PT MBS menjadi solusi jangka pendek yang paling memungkinkan. Nota kesepahaman ditandatangani pada Rabu, 1 Juli 2026.

Suplai Air Curah dari SPAM KEK Maloy

Berdasarkan perjanjian, PT MBS akan memasok air curah dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy. Air baku dari sana akan diolah dan didistribusikan ke jaringan Perumdam.

"Debit mata air dari Gunung Sekerat, Kecamatan Kaliorang menurun akibat kemarau, sehingga distribusi air bersih menuju Desa Benua Baru Ilir dan Desa Maloy terkendala," ujar Suparjan di Sangatta, Selasa.

Penambahan Daya Listrik Jadi Syarat Utama

Pasokan air curah dari KEK Maloy belum bisa langsung mengalir. PT MBS masih harus mengajukan penambahan daya listrik ke PLN untuk mengoperasikan instalasi pengolahan air (IPA) di kawasan tersebut.

"Penambahan kapasitas listrik oleh MBS menjadi salah satu prasyarat agar suplai air curah kepada Perumdam Tirta Tuah Benua dapat direalisasikan sesuai rencana," kata Suparjan.

Perumdam Benahi Jaringan Distribusi

Sembari menunggu pasokan dari PT MBS, Perumdam tidak tinggal diam. Sejumlah pembenahan jaringan penunjang distribusi telah rampung, termasuk perbaikan reservoir booster di Desa Bumi Sejahtera, Kecamatan Kaliorang.

Reservoir berkapasitas 1.400 meter kubik itu berfungsi sebagai penampung sekaligus penguat tekanan air. "Pembenahan fasilitas ini penting karena berfungsi untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi. Harapannya adalah agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih stabil ketika pasokan air normal kembali," ujar Suparjan.

Perumdam menargetkan distribusi air bersih ke dua desa terdampak bisa kembali normal dalam waktu dekat setelah seluruh infrastruktur pendukung siap beroperasi.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks