KALIMANTAN TIMUR — Apple TV mulai merambah ranah distribusi yang biasanya khusus untuk film layar lebar. Serial komedi horor Widow's Bay akan tayang di sejumlah bioskop AMC untuk satu malam saja, sebuah langkah yang jarang dilakukan untuk konten serial.
Enam Kota, Satu Malam, Tiga Episode Final
Acara pemutaran khusus ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus, pukul 19.30 waktu setempat di enam lokasi AMC berbeda. Apple TV menggandeng Rutgers University dalam kemitraan untuk acara ini, seperti yang dilaporkan Deadline.
Enam lokasi tersebut meliputi AMC Parkway Pointe 15 di Atlanta, AMC Boston Common 19 di Boston, AMC River East 21 di Chicago, AMC Century City 15 IMAX di Los Angeles, AMC Lincoln Square 13 di New York, dan AMC Metreon 16 di San Francisco.
Menariknya, penonton bioskop akan disuguhkan tiga episode sekaligus dengan durasi masing-masing 33 menit, 31 menit, dan 48 menit. Episode final sendiri sebenarnya sudah bisa disaksikan di platform streaming Apple TV sejak 17 Juni lalu.
Alasan di Balik Pemutaran Layar Lebar
Matt Cherniss, head of programming Apple TV, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari respons positif yang diterima serial tersebut. Ia menyebut karya Katie Dippold ini berhasil membangun dunia yang unik dengan karakter yang kuat serta humor yang tajam.
"Kami sangat antusias bermitra dengan Rutgers University untuk menghadirkan Widow's Bay kepada para penggemar dan memberi mereka kesempatan untuk merasakan episode-episode akhir musim ini dalam suasana kebersamaan," ujar Cherniss dalam pernyataan resminya.
Cara Mendapatkan Tiket dan Nasib Musim Kedua
Bagi penggemar yang kebetulan berada di salah satu kota tersebut, tiket pemutaran khusus ini bisa didapatkan melalui situs resmi AMC Theaters. Mengingat hanya satu kali pemutaran di masing-masing lokasi, ketersediaan kursi tentu menjadi pertimbangan.
Sementara itu, seluruh episode musim pertama Widow's Bay masih dapat dinikmati secara penuh di platform Apple TV. Kabar baiknya, serial ini telah dikonfirmasi akan kembali untuk musim kedua, meski jadwal produksi maupun perilisan belum diumumkan secara resmi.
Langkah ini menunjukkan strategi Apple yang mulai berani mengeksplorasi model distribusi hybrid antara streaming dan bioskop untuk konten serialnya, sebuah tren yang kemungkinan akan semakin sering terlihat ke depannya.