Pencarian

KUR di Kaltim Tembus Rp2,13 Triliun hingga Juni 2026, 26.962 Debitur Tampung Pembiayaan UMKM

Selasa, 18 Agustus 2026 • 15:05:31 WIB
KUR di Kaltim Tembus Rp2,13 Triliun hingga Juni 2026, 26.962 Debitur Tampung Pembiayaan UMKM
Realisasi KUR di Kalimantan Timur mencapai Rp2,13 triliun bagi 26.962 debitur hingga Juni 2026.

SAMARINDA — Serapan pembiayaan usaha di Kalimantan Timur menunjukkan tren positif pada paruh pertama tahun ini. Selain KUR yang mencapai Rp2,13 triliun, skema Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) juga tercatat menyalurkan dana sebesar Rp35,58 miliar kepada 5.663 debitur, berdasarkan data resmi yang dirilis melalui portal dpjb.kemenkeu.go.id.

Kepala Kanwil DJPB Provinsi Kalimantan Timur, Tjahjo Purnomo, menyebut kinerja fiskal daerah hingga akhir Juni 2026 solid dan resilien. Menurutnya, belanja negara yang efektif menjadi kunci dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Peran APBN di Balik Serapan KUR yang Meningkat

Realisasi KUR yang menyentuh angka Rp2,13 triliun ini dinilai sebagai bukti nyata bahwa instrumen fiskal tidak hanya berfungsi sebagai penjaga stabilitas ekonomi. Tjahjo menegaskan bahwa APBN berperan sebagai motor penggerak utama yang aktif mendorong momentum pertumbuhan ekonomi regional yang optimis, inklusif, dan berkelanjutan.

“Hal ini mencerminkan peran nyata APBN sebagai motor penggerak utama yang tidak hanya menjaga stabilitas, tetapi juga aktif mendorong momentum pertumbuhan ekonomi regional yang optimis, inklusif, dan berkelanjutan,” pungkasnya dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat (18/7/2026).

UMi Jadi Alternatif Pembiayaan di Sektor Paling Bawah

Di segmen pembiayaan ultra mikro, penyaluran tercatat mencapai Rp35,58 miliar. Skema ini menyasar pelaku usaha paling kecil yang kerap kesulitan mengakses perbankan formal, dengan total 5.663 debitur yang telah menerima manfaat hingga pertengahan tahun.

Kombinasi antara KUR dan UMi ini memperlihatkan upaya pemerintah menjangkau lapisan usaha dari hulu ke hilir. Data Kanwil DJPB menunjukkan bahwa keduanya berjalan beriringan, memperkuat struktur ekonomi lokal yang bergantung pada aktivitas UMKM di berbagai kabupaten dan kota di Kaltim.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Kaltim ke Depan

Dengan kinerja fiskal yang solid, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi regional akan terus terjaga. Distribusi pembiayaan yang merata, baik melalui KUR maupun UMi, diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan daya beli masyarakat di tengah percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan proyek strategis lainnya.

Para pelaku UMKM di Kaltim pun diimbau untuk memanfaatkan momentum ini dengan mengajukan pembiayaan melalui lembaga penyalur resmi yang telah ditunjuk pemerintah, guna mengembangkan kapasitas usaha mereka secara berkelanjutan.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: niaga.asia

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks