Pencarian

Petugas MPP Balikpapan Dibekali Bahasa Isyarat, Pemkot Perluas Pelatihan ke Seluruh Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 • 09:27:31 WIB
Petugas MPP Balikpapan Dibekali Bahasa Isyarat, Pemkot Perluas Pelatihan ke Seluruh Kecamatan
Petugas MPP Balikpapan mengikuti pelatihan bahasa isyarat untuk mengoptimalkan pelayanan publik bagi warga disabilitas.

BALIKPAPAN — Pelatihan bahasa isyarat yang sebelumnya hanya diikuti pegawai internal DPMPTSP, tahun ini diikuti oleh petugas dari sejumlah instansi daerah maupun vertikal. Kepala DPMPTSP Balikpapan Hasbullah Helmi mengatakan perluasan ini bertujuan mengoptimalkan pelayanan publik bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok disabilitas.

“Intinya kita memperluas pelatihan ini. Tujuannya untuk lebih memaksimalkan dan mengoptimalkan pelayanan publik kita, bukan hanya untuk warga Kota Balikpapan secara umum, tetapi juga warga disabilitas,” ujar Helmi, Kamis (27/8/2026).

Teknologi NVDA untuk Warga Tunanetra

Helmi menjelaskan, kelompok penyandang disabilitas merupakan bagian dari penduduk rentan yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh pelayanan publik. Karena itu, kemampuan petugas dalam berkomunikasi menjadi aspek penting yang terus diperkuat.

Di lingkungan DPMPTSP, pemerintah telah menyediakan teknologi berupa NVDA atau perangkat lunak pembaca layar pada komputer. Teknologi tersebut ditujukan untuk membantu warga tunanetra agar dapat mengakses layanan secara lebih mandiri, termasuk dalam proses pengurusan izin usaha.

Fokus pada Pelayanan Warga Tunarungu

Meski demikian, Helmi mengakui pelayanan bagi penyandang disabilitas dengan kebutuhan khusus lainnya masih perlu terus dikembangkan. Pelatihan bahasa isyarat diarahkan terutama untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam melayani warga tunarungu.

“Kalau untuk warga tunanetra, kita sudah menyiapkan teknologi NVDA, sehingga mereka bisa melakukan pelayanan secara mandiri. Sementara untuk kebutuhan khusus lainnya, kita masih terus memberikan sentuhan,” katanya.

Dengan bekal bahasa isyarat, petugas diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik dan memahami kebutuhan masyarakat ketika mengakses layanan. Helmi menilai pelayanan publik tidak cukup hanya berbicara mengenai kecepatan dan kemudahan administrasi.

Pelayanan yang Manusiawi bagi Semua Warga

Lebih dari itu, pelayanan harus mampu menghadirkan rasa dihargai dan dipahami bagi setiap warga. Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang tidak membedakan masyarakat berdasarkan kondisi fisik maupun keterbatasannya.

Dengan semakin banyak petugas yang memiliki kemampuan bahasa isyarat, diharapkan warga tunarungu dapat memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih nyaman, setara, dan manusiawi di MPP maupun unit pelayanan pemerintah lainnya di Balikpapan. Pelayanan publik pada akhirnya bukan sekadar menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan memastikan tidak ada warga yang merasa berjalan sendirian ketika membutuhkan pelayanan pemerintah.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inibalikpapan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks