Pencarian

Dinas Perpustakaan Kutim Dorong Literasi Pelajar Lewat Aplikasi i-Kutim, 9.000 Buku Digital Bisa Diakses Gratis

Jumat, 28 Agustus 2026 • 18:22:02 WIB
Dinas Perpustakaan Kutim Dorong Literasi Pelajar Lewat Aplikasi i-Kutim, 9.000 Buku Digital Bisa Diakses Gratis
Pelajar mengakses aplikasi i-Kutim melalui gawai dalam kegiatan sosialisasi literasi digital.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) gencar menyosialisasikan aplikasi i-Kutim kepada pelajar di wilayah pesisir hingga pedalaman. Melalui platform yang bisa diunduh di PlayStore ini, lebih dari 9.000 judul buku elektronik dapat diakses gratis tanpa batas waktu dan tempat.

SANGATTA — Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus memperluas jangkauan layanan perpustakaan digital di tengah tingginya intensitas penggunaan gawai di kalangan pelajar. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kutim menggencarkan sosialisasi aplikasi i-Kutim ke sejumlah kecamatan, dengan target menjangkau wilayah pinggiran yang selama ini terbatas akses internetnya.

Kepala Bidang Layanan, Pengolahan, dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Kutim, Kamariah, mengatakan aplikasi ini hadir sebagai jawaban atas kebiasaan anak-anak yang hampir setiap saat memegang gawai. "Kami memberi kemudahan melalui i-Kutim, siapa saja bisa mencari referensi dan membaca buku secara gratis, kapan saja dan di mana saja," ujarnya di Sangatta, Jumat.

Lebih dari 9.000 Judul Buku Digital Tersedia

Berbeda dengan perpustakaan konvensional yang terikat jam operasional, i-Kutim dirancang sebagai perpustakaan yang tidak berpintu dan tidak pernah tutup. Koleksinya mencakup 9.000 lebih judul buku digital dari berbagai kategori, mulai dari ilmu pengetahuan, pendidikan, sastra, pengembangan diri, hingga bacaan khusus anak-anak.

Keunggulan utama aplikasi ini adalah fitur baca luring (offline). Setelah e-book diunduh ke perangkat, otomatis tersimpan sehingga tetap bisa dibaca di wilayah dengan sinyal internet terbatas. Fitur ini dinilai krusial bagi pelajar di kecamatan yang jauh dari pusat kota Sangatta.

Sosialisasi ke Sangkulirang dan Bedah Buku

Dispusip Kutim tidak hanya mengandalkan promosi daring. Pada Kamis (27/8) lalu, sosialisasi digelar di Kecamatan Sangkulirang dan dirangkai dengan kegiatan Bedah Buku. Langkah ini menjadi jembatan antara kecintaan membaca dengan kemajuan zaman, agar teknologi tidak sekadar menjadi hiburan tetapi jendela ilmu.

Kamariah menambahkan, aplikasi ini juga menyediakan fitur interaktif. Pengguna bisa memberikan ulasan, membagikan rekomendasi bacaan, serta berinteraksi dengan sesama pembaca untuk membangun komunitas literasi digital. "Di i-Kutim juga menyediakan fitur interaktif yang memungkinkan pengguna memberikan ulasan, membagikan rekomendasi bacaan, serta berinteraksi dengan sesama pembaca," kata dia.

Melengkapi, Bukan Menggantikan Perpustakaan Fisik

Transformasi layanan ini ditegaskan bukan untuk menggantikan perpustakaan konvensional yang sudah ada. Dispusip Kutim menyebut i-Kutim adalah pelengkap agar akses informasi semakin luas dan berbiaya rendah. Sejak pertama kali disosialisasikan pada 2023, jumlah pengguna terus bertambah, namun jangkauan ke kawasan pinggiran masih menjadi pekerjaan rumah.

Dengan koleksi yang terus bertambah setiap periode, pemerintah kabupaten berharap minat baca pelajar di Kutai Timur tumbuh signifikan. Sumber bacaan terpercaya kini tidak lagi harus dicari jauh-jauh ke perpustakaan daerah, cukup dari genggaman tangan.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks