Pencarian

Inflasi Kaltim Agustus 2026 Terkendali di 0,10 Persen, Balikpapan Justru Alami Deflasi

Rabu, 02 September 2026 • 14:39:02 WIB
Inflasi Kaltim Agustus 2026 Terkendali di 0,10 Persen, Balikpapan Justru Alami Deflasi
Petugas menunjukkan harga kebutuhan pokok saat operasi pasar di Samarinda, Kalimantan Timur.

Inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Agustus 2026 tercatat 0,10 persen secara bulanan, melandai dibandingkan Juli yang sebesar 0,18 persen. Dari empat daerah patokan indeks harga konsumen, Penajam Paser Utara mencatat inflasi tertinggi 0,52 persen, sementara Balikpapan justru mengalami deflasi 0,03 persen. Bank Indonesia menyebut pencapaian ini ditopang sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah dalam menjalankan strategi 4K.

SAMARINDA - Inflasi Provinsi Kalimantan Timur pada Agustus 2026 tercatat 0,10 persen secara bulanan, melandai dibandingkan Juli yang sebesar 0,18 persen. Dari empat daerah patokan indeks harga konsumen (IHK), Penajam Paser Utara mencatat laju inflasi tertinggi 0,52 persen, sementara Balikpapan justru mencatat deflasi 0,03 persen.

Bank Indonesia Kaltim menilai pengendalian harga berjalan baik berkat sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang melibatkan banyak pihak. "Langkah pengendalian inflasi terus diperkuat melalui sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) baik tingkat Kaltim maupun kabupaten/kota serta melibatkan banyak pihak," kata Kepala BI Kaltim Jajang Hermawan di Samarinda, Rabu.

Penajam Paser Utara dan Berau Alami Tekanan, Balikpapan Deflasi

Berdasarkan data IHK yang dirilis BI Kaltim, Penajam Paser Utara dan Berau menjadi daerah dengan tekanan harga tertinggi masing-masing 0,52 persen dan 0,46 persen. Samarinda masih mencatat inflasi rendah 0,06 persen, sementara Balikpapan mengalami penurunan harga alias deflasi 0,03 persen.

Sumber inflasi utama Agustus berasal dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Tekanan dipengaruhi keterbatasan pasokan komoditas pangan dari sentra produksi akibat cuaca kurang kondusif dan dampak fenomena El Nino. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lain ikut menanjak seiring kenaikan rata-rata harga emas dibanding bulan sebelumnya.

Daging Ayam Ras, Cabai Rawit, Hingga Jagung Manis Menyumbang Inflasi

Komoditas yang paling besar menyumbang inflasi adalah daging ayam ras, cabai rawit, sekolah dasar, kacang panjang, dan jagung manis. Sebaliknya, penahan inflasi berasal dari angkutan udara, bensin, tomat, bawang merah, serta bawang putih yang harganya turun.

Jajang menjelaskan strategi 4K yang dijalankan TPID terdiri atas keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif. Pada aspek keterjangkauan, TPID menggelar gerakan pangan murah, operasi pasar, dan kegiatan stabilisasi harga lain untuk menjaga akses masyarakat terhadap komoditas strategis dengan harga terjangkau.

TPID Andalkan Bulog dan Teknologi Pertanian Modern

Sementara dari sisi ketersediaan, TPID bersama Bulog dan pemangku kepentingan mendorong pemenuhan pasokan komoditas strategis, penguatan penyediaan bahan pangan, serta peningkatan produksi melalui penerapan teknologi pertanian modern. Pada aspek kelancaran distribusi, TPID memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga rantai pasok tetap berjalan dan memberi fasilitasi distribusi pangan.

"Sementara dari aspek komunikasi efektif, TPID secara rutin memperkuat koordinasi pengendalian inflasi bersama pemda dalam merespons perkembangan harga dan pasokan," ujar Jajang yang juga Wakil Ketua I TPID Kaltim ini.

Dengan kombinasi strategi tersebut, inflasi Kaltim diperkirakan tetap berada dalam rentang sasaran nasional. Meski melandai, tekanan harga masih perlu diwaspadai karena sebagian komoditas pangan sensitif terhadap cuaca dan gangguan distribusi.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks