Pencarian

Desainer Ghea Panggabean Tuangkan Gorga Toba dan Limar di Seragam Kontingen Asian Games 2026, 432 Atlet Siap Berlaga

Kamis, 03 September 2026 • 20:43:02 WIB
Desainer Ghea Panggabean Tuangkan Gorga Toba dan Limar di Seragam Kontingen Asian Games 2026, 432 Atlet Siap Berlaga
Ghea Panggabean meluncurkan desain seragam kontingen Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang mengangkat motif Gorga Toba dan Limar.

JAKARTA — Ghea Panggabean menorehkan babak baru dalam perjalanan kariernya. Setelah 45 tahun berkutat dengan tekstil dan busana Nusantara, ia resmi dipercaya merancang seragam untuk para atlet Indonesia yang akan tampil di Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang.

Melalui Ghea Fashion Studio, desainer ini menerjemahkan dua warisan budaya, Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan, ke dalam desain modern. Sarinah bertindak sebagai kurator desain, sementara Mills ditunjuk sebagai penyedia apparel resmi Tim Indonesia.

Pengalaman Pertama Ghea Panggabean di Dunia Olahraga

Menjajal bidang olahraga merupakan pengalaman baru bagi Ghea setelah puluhan tahun dikenal melalui rancangan busana non-olahraga. Ia mengaku pekerjaan ini menjadi tantangan tersendiri karena harus menggabungkan unsur tradisi dengan kebutuhan fungsional atlet.

"Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan," ujar Ghea dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis.

Filosofi Motif: Kekuatan Hingga Kehormatan Bangsa

Pemilihan kedua motif ini tidak sembarangan. Gorga, yang selama ini dikenal sebagai ornamen khas rumah adat Batak, dimaknai sebagai simbol kekuatan dan perlindungan bagi para atlet di tengah persaingan ketat.

Adapun Limar, kain tradisional dari Sumatera Selatan, dipilih untuk merepresentasikan kehormatan dan keunggulan. Perpaduan keduanya dirajut menjadi satu kesatuan visual yang diharapkan mampu membangkitkan semangat juang di podium internasional.

Target Emas dan Harapan di Panggung Internasional

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menegaskan bahwa seragam ini bukan sekadar perlengkapan bertanding. Ia berharap setiap jahitan mampu membawa cerita tentang Indonesia ke mata dunia.

"Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kita, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia," kata Okto.

Hal senada disampaikan Chief de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu. Ia berharap desain khas ini mampu menumbuhkan rasa bangga di dada para atlet saat berlaga membawa nama Merah Putih.

"Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026," kata Todotua.

Misi Indonesia di Tanah Sakura

Dengan komposisi 432 atlet, Indonesia membidik target empat medali emas pada perhelatan olahraga antarnegara Asia tersebut. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 19 September hingga 4 Oktober.

Kehadiran elemen Gorga dan Limar sekaligus menegaskan posisi Indonesia di kancah olahraga Asia tidak hanya dari sisi performa, tetapi juga kekayaan budaya yang melekat pada setiap individu yang berlaga.

Follow faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritakaltim.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks