BALIKPAPAN — Aldi Satya Mahendra menutup rangkaian balapan di Estoril, Portugal, tanpa poin setelah dua race yang berlangsung akhir pekan lalu. Pembalap asal Yogyakarta itu finis ke-16 pada Race 1 dan gagal menyelesaikan Race 2 akibat terjatuh saat tersisa dua lap.
Meski begitu, Aldi tidak larut dalam hasil buruk tersebut. Ia justru membawa memori manis Sirkuit Jerez sebagai modal menghadapi seri terakhir World Supersport 2026 yang akan digelar akhir pekan ini.
Sirkuit Jerez bukan tempat asing bagi pembalap yang memperkuat AS BLU CRU Racing Team itu. Pada 2024, ia memastikan gelar juara dunia World Supersport 300 pada round penutup di sirkuit yang sama.
Prestasi itu dilengkapi dengan pencapaian Best Male Winner dan Best Individual Performance Supersport 300 dalam ajang FIM Intercontinental Games (FIM ICG) yang juga diraihnya di Jerez. Namun, World Supersport 2025 Jerez tidak diikutinya karena tengah menjalani pemulihan cedera.
"Kembali ke Jerez memberikan Feeling positif dan menyemangati saya untuk memaksimalkan performa," ungkap Aldi Satya Mahendra.
Ia menegaskan seri terakhir ini menjadi kesempatan mendapatkan poin optimal agar memperbaiki peringkat klasemen akhir. Aldi menyatakan akan berjuang menyelesaikan musim ini dengan fokus sepenuhnya.
Perjalanan Aldi di Estoril berlangsung berat. Pada Race 1 putaran 11, ia memulai dari grid 23 dan tertahan cukup lama di baris tengah sehingga akhirnya finis ke-16.
Race 2 dimulai dari posisi yang sama, tetapi pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia itu langsung melesat menempati urutan 12 bahkan mencapai posisi 10. Balapan sempat terhenti akibat Red Flag setelah rider lain mengalami crash, lalu diulang dengan Aldi memulai dari posisi 10.
Ia tampil impresif dan bersaing merebut podium hingga mencapai posisi 2. Sayangnya, Aldi terjatuh saat tersisa dua lap sehingga tidak dapat melanjutkan balapan atau DNF.
Saat ini Aldi menempati peringkat 12 klasemen sementara dengan koleksi 132 poin. Masih ada peluang menambah poin dari sisa satu seri yang akan berlangsung akhir pekan ini.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi menyebut tim dan pembalap telah melakukan banyak perubahan yang bermanfaat untuk peningkatan performa.
"Musim World Supersport 2026 akan selesai, Aldi Satya Mahendra dan tim sudah melakukan banyak perubahan yang sangat bermanfaat untuk improvement," tutur Wahyu Rusmayadi dalam siaran pers.
Ia berharap seri terakhir dapat dimanfaatkan untuk memperoleh hasil lebih baik dengan poin tambahan signifikan, terutama karena Jerez merupakan tempat Aldi mencetak sejarah melalui titel juara dunia World Supersport 300 tahun 2024.