12 Koki Hotel Balikpapan Adu Kreativitas Olah Bandeng dan Kepiting di Kompetisi RM Torani

Penulis: Hendra Setiawan  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:16:31 WIB
Koki dari 12 hotel di Balikpapan mengikuti Kreativitas Bandeng Competition yang digelar RM Torani Balikpapan.

BALIKPAPAN — Rumah Makan Torani Balikpapan menggelar Kreativitas Bandeng Competition dengan melibatkan koki dari 12 hotel setempat. Peserta dibagi dalam dua kategori: enam hotel berkompetisi mengolah bandeng, sementara enam hotel lainnya meracik hidangan berbahan kepiting. Seluruh sajian wajib mengacu pada tema Nusantara.

Manager Marketing RM Torani Balikpapan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Raden Sevanka menyebut kompetisi ini lahir dari keinginan mempertemukan pelaku kuliner hotel dalam ruang kompetisi sekaligus kolaborasi.

"Kami bekerja sama dengan PHRI, IHGMA dan ICA untuk mengajak chef-chef dari hotel berkompetisi di Torani. Harapannya, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus meningkatkan kreativitas pengolahan bahan pangan lokal di Balikpapan," kata Sevanka.

Lima Aspek Penilaian, dari Rasa hingga Nilai Jual

Panitia menetapkan lima aspek penilaian: rasa, presentasi, tampilan produk, nilai jual atau keunikan hidangan, serta kesesuaian dengan tema. Komposisi itu menunjukkan sebuah hidangan tidak dinilai hanya dari apa yang dirasakan lidah.

Penampilan, gagasan di balik sajian, dan peluang pengembangannya sebagai produk kuliner turut menjadi pertimbangan. Para peserta ditantang menghadirkan sajian yang menarik secara visual, memiliki keunikan, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk bernilai jual.

Bandeng dan kepiting punya karakter bahan yang berbeda. Keduanya menuntut kecermatan dalam pengolahan agar cita rasa khasnya tetap terjaga. Di tangan koki kreatif, kedua bahan itu membuka ruang variasi sajian dengan pendekatan lebih modern tanpa meninggalkan identitas kuliner Indonesia.

Dorong Industri Kuliner Balikpapan Naik Kelas

Kompetisi memasak menjadi salah satu cara mendorong perkembangan industri makanan dan minuman di Balikpapan. Para koki tidak hanya dituntut menguasai teknik, tetapi juga mampu menerjemahkan bahan baku menjadi sajian berkarakter tersendiri.

Sevanka berharap kompetisi ini memantik pelaku usaha makanan dan minuman lain untuk memberi perhatian lebih besar terhadap kreativitas koki di Balikpapan.

"Kami bergerak di bidang makanan dan minuman dan sudah cukup lama berkecimpung di industri ini. Kami berharap bisa menjadi pionir yang menggerakkan kompetisi memasak, sekaligus menginspirasi pelaku F&B lainnya untuk melihat dan mengembangkan kreativitas para koki di Balikpapan," ujarnya.

Hadiah Jutaan Rupiah dan Fasilitas Menginap

Panitia menyiapkan hadiah dengan total nilai jutaan rupiah, ditambah hadiah hiburan berupa fasilitas menginap di sejumlah hotel ternama di Balikpapan. Penyelenggaraan kali ini menjadi langkah awal RM Torani membangun ruang kompetisi kuliner yang melibatkan industri perhotelan.

Kompetisi ini juga membuka kesempatan bagi para koki untuk saling bertukar pengalaman dan menguji gagasan di luar rutinitas dapur masing-masing. Kolaborasi antara restoran, hotel, dan komunitas kuliner diharapkan memperluas ruang inovasi industri makanan dan minuman di Balikpapan.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: kotaku.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top