KALIMANTAN TIMUR — Insiden tak terduga terjadi di stan Mercedes-Benz pada Paris Motor Show 2026, saat seorang anak kecil berhasil menyalakan van listrik Mercedes VLE yang dipajang hingga kendaraan bergerak mundur dan menabrak dinding stan. Kejadian ini memicu pertanyaan serius soal prosedur keamanan kendaraan display di pameran otomotif internasional, mengingat mobil seharusnya terkunci dalam mode exhibition.
Insiden berlangsung di Hall 5 Paris Expo Porte de Versailles, Prancis, tempat Mercedes-Benz memamerkan van listrik VLE. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen ketika kendaraan bergerak mundur dan menghantam struktur bangunan stan, sementara seorang perwakilan pabrikan asal Jerman itu tampak terkejut menyaksikan kejadian tersebut.
Yang membuat insiden ini janggal: anak tersebut tidak sekadar duduk di kursi pengemudi. Ia berhasil menginjak pedal rem dan mengoperasikan tuas transmisi mundur secara bersamaan, lalu mengaktifkan sistem penggerak utama mobil.
Kendaraan display di pameran otomotif skala internasional umumnya dikunci lewat mode exhibition. Mode ini menjaga sistem infotainment dan kelistrikan interior tetap hidup agar pengunjung bisa mencoba fitur kabin, tetapi sistem penggerak terkunci total.
Dengan kata lain, mobil seharusnya mustahil dijalankan siapa pun tanpa akses khusus dari tim pabrikan. Fakta bahwa seorang anak bisa menembus lapisan pengamanan itu menjadi inti penyelidikan internal Mercedes-Benz France.
Juru bicara Mercedes-Benz France memastikan tidak ada pengunjung yang terluka dalam insiden tersebut. Kendaraan mengalami kerusakan ringan dan sudah dipindahkan dari stan untuk perbaikan, sementara struktur dinding stan yang terdampak telah disesuaikan.
"Saat ini kami belum memiliki jawaban pasti dan masih melanjutkan investigasi internal," ujar juru bicara tersebut, dikutip dari Caradisiac.
Pasca kejadian, Mercedes VLE ditarik dari area pameran dan tidak lagi dipajang.
Bagi pengunjung pameran otomotif, kejadian ini jadi pengingat bahwa kendaraan display sekalipun menyimpan risiko jika prosedur pengamanan tidak dijalankan konsisten. Mercedes-Benz France belum memberi keterangan kapan hasil investigasi akan diumumkan.