Posyandu Kemuning dan Puskesmas Sumur Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Penulis: Jauhari Lubis  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:48:01 WIB
Bidan Desa Sumberjaya, Rina Riyanti, A.Md.Keb., menjelaskan layanan pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu Kemuning, Desa Sumberjaya, Pandeglang.

KALIMANTAN TIMUR — Posyandu Kemuning di Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, rutin menggelar pemeriksaan balita setiap bulan. Ibu muda bisa memanfaatkan layanan penimbangan, imunisasi, hingga konseling gizi untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal sejak dini.

Pelayanan yang diberikan mencakup penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan balita, imunisasi, konseling gizi, dan edukasi kesehatan bagi ibu serta keluarga. Semua layanan ini tersedia gratis di posyandu terdekat.

Apa Saja Layanan Posyandu untuk Balita?

Posyandu bukan sekadar tempat menimbang bayi. Bidan Desa Sumberjaya, Rina Riyanti, A.Md.Keb., menjelaskan bahwa pemantauan pertumbuhan balita dilakukan lewat penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta penilaian perkembangan sesuai usia anak.

"Melalui kegiatan Posyandu, kami dapat memantau pertumbuhan balita secara berkala sekaligus memberikan edukasi kepada orang tua mengenai pemenuhan gizi, imunisasi, dan pola pengasuhan yang baik," jelas Rina.

Jika ditemukan indikasi gangguan pertumbuhan, tenaga kesehatan bisa segera melakukan pemeriksaan dan tindak lanjut. Kegiatan ini juga melibatkan bidan Sinta Oktoviani, A.Md.Keb., bersama tenaga kesehatan lain dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Mengapa Pemeriksaan Rutin Setiap Bulan Penting?

Kepala UPT Puskesmas Sumur, Juriah, yang akrab disapa Bunda Juju, menegaskan pentingnya keberadaan posyandu sebagai layanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat. Pemeriksaan rutin memungkinkan deteksi dini masalah pertumbuhan maupun gizi.

"Posyandu memiliki peran penting dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan anak sejak dini. Melalui pemeriksaan rutin setiap bulan, kami berharap kondisi kesehatan balita dapat terpantau dengan baik," ujar Juriah.

Deteksi awal menjadi kunci. Masalah gizi atau gangguan tumbuh kembang yang ditemukan lebih cepat akan lebih mudah ditangani sebelum berdampak panjang pada anak.

Peran Orang Tua dalam Keberhasilan Posyandu

Keberhasilan layanan kesehatan ibu dan anak butuh dukungan serta keterlibatan aktif masyarakat, terutama orang tua yang memiliki bayi dan balita. Juriah mengajak seluruh orang tua agar tidak melewatkan jadwal posyandu.

"Pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan optimal," tambahnya.

Melalui Posyandu Kemuning, UPT Puskesmas Sumur berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan pelayanan kesehatan dasar sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan ibu dan anak, termasuk risiko stunting.

Kapan Perlu Konsultasi Lebih Lanjut?

Jika berat badan balita tidak naik dalam dua kali penimbangan berturut-turut, tinggi badan jauh di bawah kurva usianya, atau muncul tanda keterlambatan perkembangan, segera konsultasikan ke bidan atau puskesmas. Jangan menunggu jadwal bulanan berikutnya.

Catat hasil penimbangan di buku KIA dan bawa setiap kali datang. Catatan ini membantu tenaga kesehatan melihat pola pertumbuhan anak dari waktu ke waktu, bukan hanya angka di satu kunjungan.

Posyandu Kemuning jadi pengingat sederhana: satu jam setiap bulan untuk menimbang, mengukur, dan bertanya kepada bidan bisa menjadi investasi besar bagi kesehatan anak di masa depan. Cek jadwal posyandu di desa Anda dan datang bersama si kecil.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: radarnusantara.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top